tigasisinews.id, SIANTAR – Makam Pahlawan (TMP) Nagur di Jalan Sangnaualuh, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar, saat ini sedang dalam proses rehabilitasi yang meliputi perbaikan pagar dan saluran dalam sekeliling makam.
Sebagai informasi, proyek yang dikerjakan CV Buana Perkasa itu menghabiskan uang negara atau pagu anggaran senilai Rp.2,3 miliar.
Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja tampak sedang melakukan pengecoran tiang pondasi pagar makam. Pengecoran dilakukan secara manual menggunakan molen atau concrete mixer, bukan dengan ready mix concrete, pada Jumat (19/9/2025).
Selanjutnya adukan beton dari molen diangkut menggunakan beko untuk dituangkan ke tiang pondasi menggunakan ember.
Terpisah dikonfirmasi, menanggapi hal itu, Ferry Sumbayak, Kontraktor Proyek TMP Nagur mengaku jika pihaknya telah mengerjakan kerjaan sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Itu sudah sesuai RAB. Di RAB itu pakai molen, bukan ready mix,” Ucap Ferry.
Lebih jelas Ferry mengatakan, proyek tersebut diawasi oleh Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP).
“Kalau memang disuruh pakai ready mix, ya pakai ready mix. Cuma itu nggak ada. Parit itu pun nanti pakai molen. Itu nya peralatan yang dicantumkan di RABnya,” jelas Ferry.
Disinggung soal kualitas beton atas penggunaan molen tersebut, Ferry malah menyarankan wartawan untuk bertanya ke Dinas PRKP.
“Orang itu sudah menguji kualitas pakai molen itu. Yang masalah sekarang kan campurannya. Makanya soal itu, cobalah ke dinas. Orang itu yang pegang RABnya, gambarnya. Kalau kita kerja sesuai instruksi,” ujarnya.
Maka itu, Ferry menambahkan dirinya selalu melaporkan apa yang akan dikerjakan untuk menghindari hal-hal di luar RAB.
Reporter : Hegi
Editor : Red







