tigasisinews.id, MEDAN | Dewan Pimpinan Pusat Parsadaan Pomparan Raja Silahisabungan (DPP PPRS) Indonesia resmi membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH).
Peresmian LBH PPRS Indonesia itu dilangsungkan di Sekretariat DPP PPRS Indonesia, Jalan Sei Belutu No 44, Medan, Sumatera Utara, pada Senin (8/6/2026) lalu.
Dalam peresmian itu turut dihadiri jajaran pengurus DPP PPRS Indonesia, seperti, Ketua Umum Drs. Martua Situngkir, Ak., Ketua Harian Eddin Sihaloho, S.E., Sekretaris Umum Dr. Alfred Sidebang, Bendahara Umum Bangun Silalahi, SE, Ketua Dewan Penasihat Christmas Haloho, serta Ketua Dewan Pengawas Johannes Situngkir.
Melalui pesan WhatsApp, Direktur LBH DPP PPRS Indonesia, Ojahan Sinurat, S.H., melalui Sekretaris, Supri Darsono Silalahi, S.H., menyampaikan keterangan persnya.
Pembentukan LBH ini dikatakan sebagai bentuk realisasi dari hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I DPP PPRS Indonesia pada (2/5/2026) lalu.
Pada Mukernas yang berlangsung di Danau Toba Internasional Hotel waktu itu, bidang hukum dan advokasi menjadi salah satu program kerja yang diprioritaskan.
Dengan terbentuknya LBH ini diharapkan menjadi momentum untuk menjadikan program pembelaan terhadap pomparan Raja Silahisabungan yang mungkin mendapat ketidakadilan hukum.
“Ini merupakan langkah besar untuk mempererat persatuan pomparan Raja Silahisabungan, sekaligus merumuskan dan membuat wadah pembelaan hukum terhadap semua peninggalan Raja Silahisabungan dan pomparan Raja Silahisabungan,” jelasnya, Sabtu 13 Juni 2026.
Turut menambahkan, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bidang Hukum dan Advokasi DPP PPRS Indonesia, Jimmy LW Silalahi mengatakan bahwa LBH ini nantinya juga akan dikembangkan agar terbentuk di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Pengembangan LBH akan dimulai dari pembentukan di kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Hal ini katanya bertujuan agar apabila kelak ada pomparan Raja Silahisabungan di mana saja yang mendapat permasalahan hukum, bisa mendapat pendampingan dan bantuan hukum.
“Fokus utama adalah perlindungan hukum bagi pomparan Raja Silahisabungan, dan juga sekaligus sebagai sarana pengambangan sumber daya manusia (SDM) dan pelatihan di bidang hukum bagi pomparan Raja Silahisabungan yang berniat menjadi praktisi hukum yang berniat menjadi advokat,” ujarnya.
Beberapa advokat ternama di Sumatera Utara yang berasal dari keturunan Raja Silahisabungan ( Pomparan) juga ikut ambil bagian sebagai pengurus LBH PPRS Indonesia, antara lain, Adv Florence br Sihaloho, Adv Reno Sibarani, Adv Jhon Fery Sidabutar.
Dukungan terhadap pembentukan LBH PPRS Indonesia ini juga datang dari berbagai pihak, dengan memberikan ucapan selamat melalui papan bunga, seperti dari Bupati Dairi, Sekda Kabupaten Dairi, Kapolres Denpasar, Kapolres Tanah Karo, Kapolres Samosir, pimpinan lembaga peradilan, para pimpinan Organisasi Advokat dan juga dari beberapa orang yang berkecimpung dalam dunia penegakan hukum.
Reporter : Tim
Editor : Red







