Kebakaran Pasar Dwikora Siantar Hanguskan Ratusan Kios, Pedagang Rugi Besar Tuntut Kepastian Pemerintah

Sejumlah para pedagang pemilik kios terbakar saat berada di lokasi kebakaran. (Hegi)

tigasisinews.id, SIANTAR | Kebakaran hebat melanda Pasar Dwikora Kota Pematangsiantar. Api menghanguskan ratusan kios milik pedagang hingga ludes tak bersisa.

Kobaran api dan kepulan asap hitam mewarnai langit, di pasar Dwikora, pada Kamis (18/6/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 wib.

Penyebab kebakaran itu masih dalam proses penyelidikan. Beruntung korban jiwa tidak ada, namun kerugian materi diperkirakan sampai miliraan rupiah.

Sijago Merah pun akhirnya dapat dipadamkan menjelang pagi setelah petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi, berjibaku dalam proses pemadaman.

Sesaat setelah api dapat dijinakkan, para pemilik kios yang terdampak menyuarakan keresahannya di lokasi kios yang hangus terbakar lewat siaran langsung media sosial, dan ada juga menyerukannya secara langsung.

Dalam kebanyakan live streaming yang bersebaran di dunia maya, terlihat para pemilik kios di lokasi kebakaran yang bersejarah itu mengaku kehilangan seluruh dagangan dan modal usaha mereka selama ini dalam hitungan menit.

Namun di tengah duka itu, ada sebagian akun medsos para pedagang yang tetap menyerukan kesabaran sambil berharap ada kepastian dari pemerintah.

Salah satunya, seperti terlihat dari siaran langsung pemilik akun Facebook @Sabriarifannasution. Pedagang itu menyampaikan keluh kesah yang melihat miris kiosnya atas peristiwa musibah kebakaran itu terjadi.

“Walau musibah melanda, namun kita kita ini (Pemilik kios) harus memang tetap sabar. Walau pun sudah rugi ratusan juta, juga pemerintah pun nantinya hanya bisa berkata sabar kepada kita,” ujarnya dengan nada lirih.

Ia juga berharap pemerintah memberi perhatian terbaiknya dan penanganan tidak berlarut-larut seperti musibah kebakaran Pasar Horas Siantar, gedung 4 sebelumnya. Pedagang itu juga menegaskan, mereka tidak ingin dibiarkan berjuang sendiri setelah kehilangan mata pencaharian.

“Tolong pemerintah buat yang terbaik bagi kami para korban kebakaran ini. Mohon keseriusan kerja dari dinas-dinas terkait atas musibah ini dan tidak lama dalam penanganan kedepannya,” pintanya.

Sejumlah tuntutan pun dilontarkan, seperti transparansi penyebab kebakaran, perhatian khusus dari pemerintah, serta perbaikan fasilitas keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, pedagang juga meminta agar aparat penegak hukum cepat mengungkap penyebab kebakaran secara transparan agar tidak ada spekulasi liar. Sekaligus memberikan atensi dalam pengamanan lokasi kebakaran, agar tidak terjadi banyak tindakan kriminal terkhusus pencurian.

” Buk Kapolres tolong sigap dalam penanganan rayap besi di lokasi ini nanti,” tegasnya.

Meski dalam kondisi rugi besar, mereka tetap menitipkan kepercayaan kepada pemerintah dan  pihak Aparat Penegak Hukum.

“Kek gitu pun, kami percayai pemerintah dalam penanganannya. Kami akan tetap sabar dan tetap rendah hati serta salam ‘santai ma’,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait total kerugian dan penyebab pasti kebakaran. Para pedagang Pasar Dwikora kini hanya bisa menunggu langkah konkret pemerintah dan pengelola pasar.

Masyarakat pun berharap musibah ini menjadi bahan evaluasi agar sistem proteksi dan respons darurat di pasar tradisional lebih disiapsiagakan ke depan.

Reporter : Hegi
Editor ; Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *