GMNI Dairi Minta Polisi Proses Hukum Semua Oknum Yang Terlibat Dalam Peristiwa Kematian Wanita Muda di THM

Ketua GMNI Dairi, Andi Silalahi. (ist)

tigasisinews.id, DAIRI – Peristiwa kematian seorang wanita muda, yang diduga tewas akibat overdosis Narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) beberapa waktu lalu menggegerkan sejumlah pihak.

Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Dairi, Andi Silalahi turut menanggapi kasus tersebut.

LS alias Momo, korban tewas diduga akibat overdosis Narkoba di THM Sidikalang. (ist)

Menurutnya, berdasarkan informasi yang beredar di media, LS (25) alias Momo tewas setelah berpesta di THM dengan oknum Kepala Desa (Kades) berinisial JS dan oknum Pengusaha bermarga S dan teman-temannya di Starlight Cafe, Jalan Ringroad, Sidikalang, Kabupaten Dairi, pada 4 Agustus 2025 silam.

Menanggapi peristiwa tersebut, dengan tegas Ketua GMNI Dairi itu menyatakan agar seluruh THM yang berada di kabupaten Dairi harus ditertibkan, karna sudah meresahkan masyarakat.

“Pemkab Dairi harus tegas mengambil sikap untuk penyelamatan regenerasi, dan kerukunan masyarakat yg selama ini kita rasakan,” kata Andi Silalahi kepada tigasisinews.id, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, Bupati Dairi, Vickner Sinaga harus berani bersikap tegas terkait persoalan tersebut.

“Bupati Dairi agar instruksikan kepada Dinas Perizinan Kabupaten Dairi untuk keluarkan surat rekomendasi penertiban seluruh hiburan malam di Kabupaten Dairi,” lanjut Andi.

Andi juga menyatakan kalau hal itu harus diungkap ke publik, agar keseluruhan masyarakat Dairi paham dan mengetahui bahwa kabupaten Dairi saat ini darurat kesehatan sosial.

“Pemkab Dairi jangan abai atas aspirasi dan keluh kesah masyarakat,” tegasnya.

Andi juga meminta agar Polisi mengusut tuntas kasus kematian wanita muda tersebut.

“Polisi harus periksa, usut sampai tuntas atas kejadian yang buat geger masyarakat, dikarenakan peristiwa itu akan menimbulkan kekhawatiran, ketakutan, keresahan dan akan menjadi pengaruh buruk bagi lingkungan masyarakat dan bahkan mencederai citra kabupaten Dairi yang toleransi,” ungkap Andi.

Andi silalahi, Ketua GMNI Dairi itu dengan tegas meminta kepada seluruh stakeholder di Kabupaten Dairi untuk bersinergi.

Baik Pemkab Dairi, Kapolres Dairi dan keseluruhan lembaga yang punya kewenangan.

“Karena banyak pelanggaran yang dilakukan, baik izin akta pendirian usaha, surat permohonan kepada pemerintah. Yang pasti semuanya tidak ada dilengkapi,” terangnya.

Andi juga menegaskan, agar semua oknum-oknum yang diduga terlibat agar diperiksa oleh Polisi.

“Maka dari peristiwa itu, kami GMNI Dairi meminta semua oknum-oknum yang diduga terlibat, baik oknum Kepala Desa, Pengusaha, maupun pemilik Tempat Hiburan Malam agar diperiksa. Supaya jelas siapa yang bertanggung jawab,” terangnya.

“Tangkap dan proses hukum keseluruhan yg terlibat di dalam kejadian club hiburan malam yg menewaskan seorang wanita akibat diduga kematian pengaruh overdosis,” tegas Ketua GMNI Dairi, Andi Silalahi.

Sebelumnya diberitakan, sang oknum Kepala Desa yang diduga sedang bersama wanita tersebut saat kejadian, tidak berada di Kantor Desa saat akan dikonfirmasi oleh awak media.

“Baru aja pulang ito. Kami pun dah mau pulang juga nya ini,” ucap salah seorang perangkat desa yang ditemui di kantor desa, Selasa (19/8/2025) lalu.

“Jadi ada keterlibatan oknum Kepala Desa di Kabupaten Dairi dan temannya. Korban diantar ke RSUD Sidikalang sekitar pukul 03:00 WIB,” kata sumber lain, Jumat (15/8/2025).

Reporter : Tim
Editor : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *