
tigasisinews id, DAIRI — Pemerintah Kabupaten Dairi resmi meluncurkan CorePAD, aplikasi pembayaran non-tunai terpusat untuk mengintegrasikan pembayaran pajak dan retribusi daerah. Peluncuran berlangsung pada Resepsi HUT ke-79 Kabupaten Dairi di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (1/10/2026).
Melalui peluncuran tersebut, Pemkab Dairi juga berhasil meraih tambahan penerimaan lebih dari Rp250 juta dari beberapa wajib pajak dari berbagai sektor dalam transaksi yang berlangsung hampir bersamaan.
CorePAD dikembangkan melalui kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Dairi, dengan dukungan integrasi sistem pembayaran bersama Bank Sumut. Sistem ini juga terkoneksi dengan aplikasi Pengasen yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup.
Melalui CorePAD, masyarakat dapat melakukan pembayaran berbagai kewajiban daerah dalam satu ekosistem digital, antara lain Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), pajak hotel dan restoran, serta retribusi persampahan.
Kepala Bapenda Dairi, Robot Simanullang, M.AB, mengatakan CorePAD merupakan bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membangun sistem penerimaan yang lebih tertib, mudah dipantau, transparan dan akuntabel.
“Dengan sistem yang terintegrasi dan pembayaran secara non-tunai, kita ingin memastikan seluruh proses dapat tercatat dan terpantau dengan baik sehingga ruang terjadinya penyelewengan dapat ditekan seminimal mungkin,” ujar Robot.
Menurutnya, digitalisasi pembayaran juga menjadi bagian dari pembenahan tata kelola pemerintahan dan mendukung arah pembangunan Bupati Dairi Vickner Sinaga yang terus mendorong pembangunan dan membuka peluang investasi.
“Kalau kita ingin Dairi semakin maju dan mampu menarik investasi, maka pemerintah daerah juga harus menunjukkan bahwa tata kelolanya semakin baik. Kemudahan layanan, transparansi dan kepastian administrasi adalah bagian dari daya saing daerah,” katanya.
Robot menegaskan, CorePAD bukan sekadar aplikasi pembayaran, tetapi menjadi fondasi untuk memperkuat tata kelola penerimaan daerah. Sistem yang terintegrasi diharapkan meningkatkan kemudahan dan kepatuhan masyarakat, sekaligus membantu pemerintah memperoleh data penerimaan yang lebih tertata sebagai dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan.
Ia menyebut momentum HUT ke-79 Kabupaten Dairi menjadi kesempatan untuk meneguhkan perubahan menuju pelayanan publik yang lebih cepat dan pemerintahan yang semakin transparan.
“Teknologi harus kita jadikan alat untuk memperbaiki pelayanan dan memperkuat tata kelola. Ini bukan hanya tentang aplikasi, tetapi tentang bagaimana pemerintah membangun sistem yang lebih transparan, lebih mudah diawasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Peluncuran CorePAD turut dihadiri unsur Forkopimda, instansi vertikal, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, para asisten dan staf ahli Bupati, pimpinan OPD, camat, pimpinan BUMN dan BUMD, organisasi masyarakat serta organisasi kepemudaan.
Peluncuran ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Dairi membangun pemerintahan yang modern, transparan dan efisien, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Reporter: Dams
Editor : Ndoss












Komentar