
tigasisinews.id, PAKPAK BHARAT | Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil Menteri (Wamen) Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta. Minggu (4/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Franc didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat dr. Thomas, MM dan Kepala UPTD Rumah Sakit Umum Daerah Pakpak Bharat dr. Manuturi Situmorang, MKM.
Di kesempatan itu, Wamenkes memaparkan beberapa program Kemenkes dalam mewujudkan Indonesia yang sehat termasuk Kabupaten Pakpak Bharat.
Di antaranya peningkatan kapasitas dua unit Puskesmas yakni Puskesmas Singgabur dan Puskesmas Siempat Rube yang akan dibangun gedung baru mengikuti standart yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Selain itu, rehab lima gedung Puskesmas yang ada, serta peningkatan kapasitas Gedung Rumah Sakit Umum Daerah, peningkatan SDM Kesehatan dengan penempatan tenaga medis, dokter-dokter spesialis, serta paramedis, juga masuk dalam di dalam program Kementerian Kesehatan.
“Terkait pembangunan kesehatan ini, yang terpenting adalah komunikasi yang baik antar daerah, provinsi dan pusat. Semua bisa kita bicarakan dan kita rencanakan bersama kalau komunikasi di antara kita terjalin baik,” kata Benjamin.
‘Kita juga perlu sesuaikan dengan kebutuhan di daerah, sehingga program-program kita benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Itulah salah satu fungsi dari komunikasi yang baik,” tambah Wamen itu menjelaskan.
Franc menyambut baik rencana ini. Ia menyampaikan bahwa Pakpak Bharat akan selalu siap menerima dan mengikuti arahan dari Pemerintah Pusat.
Franc juga mengungkapkan bahwa minimnya anggaran daerah yang tersedia saat ini sangat menyulitkan bagi pihaknya guna mengembangkan sistem pelayanan yang lebih kompleks bagi masyarakat.
“Kami sangat berterimakasih atas adanya rencana ini, yang tentunya akan sangat membantu kami di daerah, khsususnya bagi pelayanan bidang kesehatan,” ucap Franc.
“Kondisi Rumah Sakit yang kami miliki saat ini sangat minim sarana dan prasarana, serta tenaga yang tersedia. Letak Pakpak Bharat yang sangat jauh membutuhkan waktu yang lama apabila dilakukan proses rujukan pasien ke Rumah Sakit lain yang lebih memadai. Ini semua juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Terimakasih atas arahan dari bapak Wamen,” ucap Franc.
Reporter : Uba
Editor : Red












Komentar