DAIRI – Style Voice melauching Album terbarunya berjudul “Nature”, Minggu 29 Agustus 2021 lalu.
Launching di gelar di tepian Danau Toba tepatnya di Debang Resort, Kecamatan Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Lokasi ini sengaja di pilih sekaligus untuk mempromosikan Silalahi sebagai kawasan wisata di Dairi.
Ada 10 lagu baru yang siap menghibur penikmat musik, di album berthema “Nature”.
“Hari ini tepatnya Minggu 29 agustus 2021, pukul 15:00 WIB kita resmi melaunching album, dimana dalam album itu sendiri ada 8 lagu Pakpak, 2 lagu Toba,” Kata Willy Hutasoit personil style voice.
Album “Nature” ini diharapkan bisa semakin menggairahkan musik Pakpak khususnya di kalangan masyarakat Sumatera Utara.
“Harapannya semoga musik Pakpak khususnya lebih di kenal lagi oleh masyarakat luas, terutama seluruh masyarakat Batak yang ada di Sumatera Utara,” tambahnya.

Saut Martua Ujung pencipta lagu di album Nature Berjudul ” Nature do podami” mengakatan inspirasinya lahir menjelang satu tahun kepergian ibundanya.
Saut mengungkapkan lagu tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada orang tuanya yang telah tiada.
“Bahwa inspirasi ini lahir pada dua bulan yang lampau menjelang satu tahun kepergian ibunda, ini menunjukan rasa kasih sayang kami, rasa hormat kami kepada orang tua yang telah mendahului,” ucapnya.
Saut dan keluarga memilih Style Voice untuk menyempurnakan lagu ciptaan mereka, dan meminta membawa beberapa lagu Pakpak.
“Saya banyak meminta masukan dan berkordinasi dengan style voice untuk menyempurnakan lagu ini, di lagu ini saya meminta mereka membawakan beberapa lagu Pakpak, dengan harapan lagu ini akan banyak didengar oleh masyarakat luas, sehingga dengan mengenal mereka akan menyukai dan senang dengan lagu lagu pakpak tersebut,” ucap Saut.
Delphi Masdiana Ujung yang juga merupakan pencipta lagu di album “Nature” menyebut, melalui lagu ciptaannya maka suku Pakpak yaitu Marga Ujung dan Desa Kalang Simbara sebagai tanah kelahirannya, dapat di kenal masyarakat luas.
“Sebenarnya kalau didalam lagu itu isinya fiktif, tetapi didalamnya intinya yang mau kami sampaikan adalah, ada beru Ujung, ada desa Kalang Simbara, yang perlu kami kenalkan kepada dunia, kepada khalayak ramai, kepada publik, karna kami tau selama ini desa kami belum begitu dikenal,” tuturnya.
Politikus Partai Golkar itu menambahkan bahwa karyanya tersebut sebagai bentuk kontribusinya untuk mempromosikan suku Pakpak, sehingga lebih populer dan dikenal.
“Semoga album ini bisa menjadi berkat bagi semua orang,” harap pencipta lagu berjudul Boru Ujung di Kalang Simbara itu.
Ketua DPRD Dairi bersama Kepala dinas pariwisata dan kebudayaan turut hadir dalam acara launching album Nature, keduanya memberikan apresiasi luar biasa untuk acara tersebut. (ts-2)






