DAIRI – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang dr. Sugito Panjaitan, melalui manajemen Rumah Sakit menjelaskan Ruang Hemodialisa yang dilaunching Bupati Dairi DR.Eddy K.A Berutu bertepatan denga Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Dairi ke 73 awal Oktober lalu menjelaskan Ruang Hemodialisa (HD) akan segera dioperasikan.
“Ya, ruang pelayanan Hemodialisa akan segera kita operasikan. Saat ini kita sedang menunggu rekomendasi dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Pengurus Persatuan Nefrologi Indonesia (Pernefri). Kita harap minggu ini sudah keluar izin operasi dan rekomendasinya”, katanya, Sabtu (17/10/2020).
Dikatakan, Untuk menjamin mutu pelayanan kesehatan, Manajemen RSUD Sidikalang juga akan menjalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebelum ruang Hemodialisasi dinyatakan layak beroperasi.
“Pada hakikatnya, Kredensialing merupakan proses penilaian atas fasilitas kesehatan standar yang ditentukan BPJS. Karena BPJS itu merupakan suatu lembaga publik yang harus transparan, maka proses kredensialing harus dilakukan oleh suatu tim penilai yang mampu memberikan informasi transparan, akurat, dan bertanggung-jawab.Jadi masih ada proses yang harus kita lalui”, katanya.
” Saya berharap masyarakat yang akan menjalani cuci darah dan memiliki kartu BPJS agar memanfaatkan ketersediaan ruangan tesebut yang mana biayanya juga akan ditanggung BPJS”, tambahnya.
Ditanya terkait kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mengoperasikan alatbyang ada di ruangan Hemodilisa, Sugito menjelaskan pihaknya sedang mempersiapkan segala sesuatunya.
” Kalau SDM untuk di ruang HD sudah ada 2 yang bersertifikat, Satu lagi sedang menjalani pelatihan. Dokternya juga sudah kita persiapkan dan sedang mengikuti pelatihan”.
Selain itu kata Sugito pihaknya juga mengundang Dokter tamu dr. Suara Ginting SpPD, dari Kabanjahe.
“Sebagai supervisornya kita siapkan dokter dr. Radar Radius Tarigan Sp.PD, KGH, yang juga konsultan Penyakit Ginjal dan hipertensi dari Medan”. Kita berharap dukungan dari seluruh pihak, demi kemajuan dan mengembalikam nama besar RSUD Sidikalang seperti dulu.Mohon dukungannya”, tutup Sugito.
Sebagai informasi, Saat ini Unit Pelayanan Hemodialisa (HD) di Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang memiliki 4 unit mesin HD dan akan dilayani oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Umum dan petugas perawat yang bersertifikat HD. Pelayanan Hemodialisa (HD), RSUD Sidikalang akan menjadi Rumah Sakit rujukan bagi 4 kabupaten sekitar yakni, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Samosir, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Aceh Singkil. (tim)






