DAIRI – Perusahaan tambang PT. Dairi Prima Mineral (DPM) mengajak awak media ke lokasi tambang, untuk memperlihatkan sejauh mana proses yang sudah di lakukan, kemudian melakukan Sosialisasi dengan mengundang masyarakat, Tokoh masyarakat, dan Pemangku hak Ulayat.
Kepada tigasisi.id pihak PT. DPM melalui Manager Internal Achmad Zulakrnain mengatakan bahwa kegiatan ini sengaja di lakukan untuk menyampaikan secara langsung, agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan pihak luar yang bertempat tinggal jauh diluar lokasi tambang.
Achmad menambahkan, bahwa dari kegiatan yang berlangsung sebenarnya masyarakat tidak ada yang menolak, justru semua mendukung.
“Sangat jauh berbeda dengan beredar diluar sana bahwa masyarakat dikatakan menolak tambang PT. DPM,” ujarnya.
Terkait permintaan masyarakat terhadap perusahan, pihak PT.DPM mengaku sudah merelealisasikan beberapa, seperti melakukan sosialisasi dan perekrutan tenaga kerja.
Dalam acara sosialisasi pihak PT DPM juga memaparkan bahwa saat ini sudah memberikan beasiswa bagi 8 anak berprestasi kuliah ke cina, dan saat tamat kuliah nanti akan di pekerjakan di PT. DPM. Hal tersebut membuktikan bahwa komitmen Perusahan tidak hanya Sekedar wacana saja.
Camat Silima Pungga-pungga Horas Pardede yang memimpin jalannya acara sosialisasi mengatakan bahwa pihaknya akan mengawasi apa saja yang menjadi janji atau komitmen PT. DPM terhadap masyarakat.
“Kita akan awasi sama sama apa saja yang di janjikan pihak perusahaan tambang PT. DPM ke pada warga,” ujarnya.
Horas mengajak agar jika ada persoalan dengan warga agar secepatnya di selesaikan dan mencari solusi yang terbaik.
David Manurung tokoh pemuda dari Desa Siboras, berharap dengan adanya PT.DPM agar melakukan perbaikan jalan, karena pengguna jalan tersebut adalah seluruh masyarakat yang akan melintas.
David menambahkan, agar perekrutan pekerja mengutamakan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tambang nantinya.
Mewakili kaum perempuan Sari Boru Manurung meminta, agar perusahan memikirkan solusi terhadap dampak yang akan terjadi hingga ke generasi berikutnya.
“Kami masyarakat meminta untuk memikirkan dampaknya kegenarasi kami yang akan datang, Kami bisa mendukung DPM, tapi kesejahteraan kami juga harus di perhatikan, seperti lapangan kerjaa kepada kami kaum perempuan,” ucapnya.
Sementara itu ketua pemangku hak ulayat Marga Cibro, Saidup Cibro berkomitmen dalam mendukung kehadiran perusahaan tambang PT. DPM, dan tidak mau terpengaruh oleh pihak pihak luar yang ingin menggangu nantinya.
Dipenghujung acara Kapolsek Silima Pungga pungga mengatakan bahwa dalam hal ini pemerintah pasti memikirkan hal yang terbaik untuk masyarakat.
“Pemerintah pasti berharap yang terbaik untuk masyarakatnya, tidak mungkin membuat masyarakat tidak sejahtera”, tegasnya.
Kapolsek menambahkan, saat ini banyak masyarakat Parongil sudah bekerja di PT. DPM dan sehingga taraf hidupnya meningkat, itu lah salah satu dampak positif hadirnya PT. DPM,” tutupnya.
Terkait persoalan Rumah ibadah yang terjadi beberapa waktu lalu, pihak PT. DPM mengatakan bahwa secepatnya pembangunan gereja akan dilakukan hanya tinggal menunggu waktu, karna lahan sudah disiapkan di lokasi yang di tunjuk oleh pengurus gereja.
Turut hadir dalam acara, Muspika Kecamatan Silima Pungga Pungga, Manager internal PT. DPM Achmad Zulkarnain, Manager Eksternal PT. DPM Holy Nurrochman, pemangku hak Ulayat Marga Cibro. tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tambang milik PT.DPM.(ts-02)






