TOBA – Sejumlah penguna jalan menuju obyek wisata pantai Pasifik dan obyek wisata Siregar Aek Nalas dan dari arah Uluan menuju Porsea sebaliknya, sangat memprihatinkan, kondisinya berlubang-lubang.
Tepatnya Jalan pasar umum daerah di Desa Patane IV serta Kelurahan Patane III Kecamatan Porsea Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Menurut warga kondisi itu sudah lama, meski sebelumnya sempat di tambal dengan tanah urug, namun tak bertahan lama.
jika hujan, lubang-lubang ini tergenang air, bak kubangan, sangat berbahaya, karena bisa jadi jebakan “batmen” bagi pengendara yang melintas khususnya roda dua. Apalagi jalur ini ramai dilalui pengendara khususnya pengunjung wisata.
Warga berharap ada perhatian dari Pemerintah Toba.
Berlin Sitorus, pengguna jalan, berharap Pemkab Toba segera memperbaiki ruas pasar umum daerah yang berlubang di dua titik ruas jalan.
“Kita ingin Bupati yang baru segera memperbaiki ruas PUD berlubang ini. Coba lihat bang kemarin hujan, ruas jalan berlubang penuh air” kata Berlin Sitorus, warga yang melintas.
Hal serupa juga diungkap pengguna jalan lainya, Tonggo Sinurat.
“Betul itu bang, menunggu ada pembangunan baru, sebaiknya ruas jalan berlubang ditutupilah, pihak dinas PUPR. biar gak ada korban ” ungkap Tonggo, Jumat (16/4/2021).
Menghindari ada korban, pemuda berambut ikal itu berharap ruas jalan berlubang baiknya ditutupi sementara oleh Dinas PUPR Kabupaten Toba menunggu adanya pembangunan (hotmix) baru.
Kepala Bidang jalan dan jembatan dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Toba Sikkat Sitompul belum dapat ditemui. Bahkan saat dihubunggi via selulernya tidak aktif.
Sama halnya Camat Porsea, Robert Manurung saat disambangi tidak berada dikantornya. Menurut pengakuan sejumlah pegawai Kecamatan setempat, Camat Porsea sedang berada diluar kota mengikuti kegiatan salah satu gereja. (ts-4)






