Paskah Oikumene di Dairi: Seruan Bangkit dalam Kasih, Damai, dan Kepedulian

foto bersama saat Paskah Oikumene Pemkab Dairi. (Ist)
foto bersama saat Paskah Oikumene Pemkab Dairi. (Ist)

tigasisinews.id, DAIRI – Suasana penuh sukacita dan refleksi iman menyelimuti GOR Sidikalang saat Pemerintah Kabupaten Dairi menggelar Perayaan Paskah Oikumene, Jumat (17/4/2026). Momentum ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ajakan kuat untuk bangkit dalam kasih, perdamaian, dan kepedulian terhadap sesama.

Hadir dalam perayaan tersebut Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran ASN Pemkab Dairi.

Khotbah Paskah yang disampaikan Sekjen GKPI, Pdt. Parsaoran Sinaga, mengajak jemaat memaknai kebangkitan Kristus sebagai panggilan untuk hidup dalam kepedulian. Ia menegaskan bahwa Paskah bukan hanya tentang kebangkitan secara fisik, tetapi kebangkitan rohani yang membawa manusia pada kehidupan kekal.

“Yang kita renungkan bukan kebangkitan tubuh yang fana, tetapi kebangkitan rohani kita. Di situlah karya Tuhan dinyatakan bagi kehidupan yang kekal,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga dalam sambutannya menekankan bahwa Paskah adalah momen berharga untuk merefleksikan kasih Kristus sekaligus memperbarui komitmen sebagai pelayan publik.

Menurutnya, kebangkitan Kristus adalah bukti kemenangan atas maut dan dosa, sekaligus pengingat bahwa setiap manusia dipanggil menjadi “ciptaan baru”.

“Identitas kita bukan lagi ditentukan oleh kegagalan masa lalu, melainkan oleh kemenangan Kristus. Kebangkitan-Nya memberi kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan, baik secara mental, emosional, maupun spiritual,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh ASN dan masyarakat Dairi untuk menjadikan Paskah sebagai titik tolak dalam menghadirkan kasih dan kepedulian nyata di tengah kehidupan sehari-hari.

“Paskah harus kita wujudkan dalam tindakan. Mari menjadi terang melalui kasih, menjaga perdamaian, serta merawat sesama dan lingkungan. Bersama, kita bangun Dairi yang sejahtera, berdaya saing, dan penuh harapan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani mengingatkan bahwa semangat Paskah juga harus tercermin dalam kinerja nyata. Ia menegaskan pentingnya keseimbangan antara kehidupan rohani dan profesionalisme kerja.

“Paskah mengajarkan konsistensi. Doa harus sejalan dengan prestasi kerja. Kami akan terus mengawasi kinerja OPD agar selaras dengan ritme pembangunan daerah,” tegasnya.

Perayaan ini mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17), dengan subtema yang menekankan kebangkitan Kristus sebagai momentum pembaruan hidup untuk mewujudkan masyarakat Dairi yang sejahtera, berdaya saing, serta berkeadilan dan berkelanjutan—melalui pemulihan hubungan dengan Tuhan, sesama, dan alam.

Di tengah semangat kebangkitan ini, Paskah di Dairi menjadi lebih dari sekadar perayaan iman—ia menjelma menjadi panggilan bersama untuk menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan.

Reporter : Uba

Editor : Dams

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *