tigasisinews.id, DAIRI – Kematian wanita muda di sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) pada tanggal 4 Agustus 2025 silam diduga melibatkan oknum Kepala Desa dan rekannya seorang pengusaha.
Dari hasil penelusuran dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan bahwa wanita muda berinisial LS diduga meninggal dunia setelah overdosis konsumsi Narkoba di THM Starlight.
“Kematian wanita itu karena overdosis Narkoba di tempat hiburan malam Starlight,” kata salah satu Sumber di lapangan, Jumat (15/8/2025) lalu.

Bahkan sumber menyebut kalau LS tewas akibat dicekoki Narkoba oleh oknum Kepala Desa berinisial JS dan rekannya seorang pengusaha bermarga S.
Informasi yang di dapat, pada malam kejadian, LS bersama Oknum Kepala Desa JS dan pengusaha S masuk ke beberapa tempat hiburan malam.
“Jadi sebelum ke Starlight, orang itu sudah masuk juga di atas, di cafe Hebsi,” kata sumber lain yang tak ingin disebut identitasnya, Selasa, (19/8/2025).
Diketahui, saat sudah di Starlight Cafe lah LS mengalami overdosis Narkoba yang mengakibatkan LS kehilangan nyawa.
Dan akhirnya oknum Kepala Desa JS dan rekannya bermarga S membawa korban LS ke RSUD Sidikalang pada tanggal 4 Agustus 2025 dini hari.
“Yang mengantar ke RSUD Sidikalang Kepala Desa, dan temannya S yang menandatangani sebagai penanggung jawab,” terang sumber terpercaya.
Kepala Desa Bangun, JS saat akan dikonfirmasi oleh awak media pada Selasa, 19 Agustus 2025 sedang tidak berada di Kantor Desa.
“Baru aja pulang ito. Kami pun dah mau pulang juga nya ini,” ucap salah seorang perangkat desa yang berada di kantor.
Bahkan sang oknum Kepala Desa tidak bisa dihubungi melalui selulernya.
Bahkan akibat kematian wanita muda di THM beberapa waktu lalu, elemen mahasiswa dan pemuda di Dairi juga menuntut pihak Pemerintah Kabupaten Dairi untuk menutup tempat hiburan malam.
“Menuntut agar tempat hiburan malam ditutup dan tidak diizinkan beroperasi di Kabupaten Dairi, karena menimbulkan ketakutan, keresahan, dan kegelisahan,” ucap mahasiswa saat melakukan aksi demo di Kantor Bupati pada Kamis (14/8/2025).
Bupati Dairi juga didesak untuk melakukan tes urine kepada seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Dairi.
Reporter : Tim
Editor : Red







