tigasisinews id, SIANTAR | Kepedulian Polri terhadap kesejahteraan petani kembali ditunjukkan Polsek Siantar Marihat wilayah hukum Polres kota Pematangsiantar.
Kapolsek Siantar Marihat, AKP David Eka Putra, S.H., turun langsung mendampingi proses penjualan jagung hasil panen petani binaannya ke Bulog Cabang kota Pematangsiantar, pada Senin (25/5/2026) sore hari.
Kegiatan berlangsung di gudang Bulog Jalan Rakutta Sembiring Gang Darusalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. Kehadiran Kapolsek itu menjadi bukti bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan petani mendapat pendampingan hingga hasil panennya tersalurkan dengan baik.
Dari pendampingan tersebut, tercatat sebanyak 2.845 kg jagung petani binaan berhasil dijual dengan kadar air 12,2%. Bulog membeli jagung tersebut dengan harga Rp6.400 per kilogram. Penjualan dilakukan sesuai standar, menggunakan goni putih polos dan jahitan mesin, sementara biaya transportasi ditanggung petani.
AKP David Eka Putra menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari dukungan Polri, khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Marihat, terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional.
“Ini bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan petani merasa aman, didampingi, dan tidak kesulitan saat menjual hasil panennya. Ketahanan pangan harus dimulai dari kepastian bagi petani,” ujar AKP David.
Suasana humanis terlihat saat AKP David dan personel Polsek Siantar Marihat ikut membantu proses penimbangan, pemindahan, hingga pemuatan karung jagung ke truk bersama petani. Kebersamaan itu mencerminkan sinergi antara polisi dan masyarakat yang saling mendukung.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari para petani binaan. Mereka merasa terbantu dan lebih termotivasi karena ada pendampingan langsung dari aparat kepolisian hingga proses penjualan selesai.
Dengan aksi ini, Polsek Siantar Marihat menunjukkan bahwa peran kepolisian semakin dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan di daerah.
Reporter : Hegi
Editor : Red







