PAKPAK BHARAT – Tim survey dari Kementrian Koordinator Maritim Dan Investasi, bertemu dengan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.
Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Kabupaten Singkil dan Pakpak Bharat menuju Bandara Silangit.
Hal tersebut nantinya mendukung Investasi Dubai Murban Energy dan KSPN Danau Toba. Yaitu, jalan Keras (Kab. Aceh Singkil) ke Pagindar, menuju Kota Salak dan selanjutnya ke Bandara Silangit yang diperkirakan sepanjang ± 180 Km dengan estimasi waktu ± 4 Jam perjalanan.
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengatakan, setelah terbangunnya jalan yang akan didanai dari APBN dan berstatus menjadi jalan nasional tersebut, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah, Jumat (11/06).
Dikatakan, jalan akan menghubungkan ke daerah-daerah yang terisolir, dan akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di kedua daerah terutama Aceh Singkil dan Kabupaten Pakpak Bharat.
“Dibukanya jalan Aceh Singkil – Sibagindar, secara ekonomi atau biaya perjalanan sangat diuntungkan. Kalau warga Aceh Singkil hendak ke Bandara Kualanamu, memakan waktu delapan jam. Sedangkan ke Bandara Silangit hanya empat jam perjalanan saja. Hal itu jauh lebih efektif dan ekonomis jika warga melalui jalan Aceh Singkil – Sibagindar Pakpak Bharat.” kata Franc.
Franc menambahkan, program pembangunan jalan ini juga mendukung program strategis nasional kawasan Food Estate Sumatera Utara nantinya.
“Distribusi hasil produksi pertanian dari Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Humbang Hasundutan serta dari daerah lainnya menuju Kaupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam Provinsi Aceh bisa lancar,” ucap Franc.
Ditambahkannya, hubungan timbal balik otomatis tercipta antara Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Kawasan Pariwisata Pulau Banyak Kab. Aceh Singkil dalam peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
Diketahui, Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Aceh Singkil juga mempunyai kesamaan adat, budaya dan juga leluhur. Sehingga, tidak sulit untukenjalin kerjasama untuk melakukan pembangunan daerah.(ts-2)






