DIGITANI Perkuat Ketangguhan Petani Kopi Dairi Hadapi Perubahan Iklim

tigasisinews.id, DAIRI – Pemerintah Kabupaten Dairi bersama Yayasan Mercy Corps Indonesia melalui Program DIGITANI terus mendorong peningkatan kapasitas petani kopi dalam menghadapi perubahan iklim melalui pemanfaatan teknologi digital. Program ini disosialisasikan kepada masyarakat Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Selasa (9/6/2026).

Koordinator Program DIGITANI Mercy Corps Indonesia, Anto, mengatakan perubahan iklim telah berdampak pada produktivitas dan kualitas kopi akibat perubahan pola hujan, peningkatan suhu, dan cuaca ekstrem. Karena itu, petani perlu didukung dengan akses informasi cuaca dan iklim yang cepat dan akurat untuk membantu pengambilan keputusan dalam usaha tani.

Pemerintah Kabupaten Dairi menyambut baik program tersebut sebagai upaya memperkuat ketahanan sektor pertanian. Pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola usaha tani secara adaptif dan berkelanjutan.

Pemkab berharap Program DIGITANI dapat terus berlanjut dan diperluas ke desa-desa lain, tidak hanya untuk komoditas kopi tetapi juga komoditas unggulan daerah lainnya.

Program DIGITANI akan dilaksanakan di tiga desa sentra kopi di Kabupaten Dairi, yaitu Desa Pegagan Julu III (Kecamatan Sumbul), Desa Lae Hole, dan Desa Bangun (Kecamatan Parbuluan). Kegiatannya meliputi pembentukan Komunitas Ketahanan Iklim Berbasis Digital, pelatihan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, Sekolah Lapang Iklim, pelatihan keamanan digital, pemasaran digital, serta literasi dan layanan keuangan digital.

 

Reporter : Uba

Editor : Dams

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *