Hukum  

Dapat Informasi Dari Warga, Polisi Ciduk Penjual Sabu di Kabanjahe

Polres Tanah Karo amankan pelaku penjual narkoba jenis sabu.(foto/ist)
Polres Tanah Karo amankan pelaku penjual narkoba jenis sabu.(foto/ist)

tigasisinews.id, KARO – Polres Tanah Karo terus berupaya menggempur peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Karo. Hal itu dilakukan sebagai upaya menjalankan program Kapolda Sumut, Program Prioritas Kita point 2 tentang narkoba musuh bersama untuk penangkapan jaringan narkoba.

Pada Sabtu (30/09/2033) sekira Pukul 16.30 Wib, Polres Tanah Karo melalui Satresnarkoba berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu, di Jalan Jamin Ginting, Perumahan Gang Persada Indah Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Dalam keterangannya, Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, S.H, S.I.K, M.M, CPHR, CBA, melalui Kasat Resnarkoba AKP Hendri Tobing, S.H, mengatakan pihaknya telah mengamankan seorang laki laki inisial GLG (28), warga Desa Juhar Ginting Kecamatan Juhar.

“Saat diamankan GLG, kedapatan petugas tengah menguasai narkotika jenis sabu – sabu di rumahnya di Perumahan Gang Persada Indah Kabanjahe”, kata Kasat Resnarkoba, Rabu (25/10/2023).

Hendri menambahkan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi keresahan dari masyarakat soal adanya aktifitas jual beli narkotika di Gang Persada Indah Kabanjahe.

“Setelah kita terima informasi tersebut langsung kita lakukan penyelidikan ke lokasi dan hasil lidik berhasil kita amankan GWG di dalam rumahnya”, tambah Kasat.

Dari hasil penggeledahan di rumah GLG, ditemukan barang bukti berupa 7 (tujuh) paket plastik klip berisikan keristal putih diduga narkotika jenis shabu ditimbang dengan keseluruhan berat netto 0,21 (nol koma dua puluh satu) gram, 1 (satu) buah timbangan elektrik, 1 (satu) buah pipet sebagai sekop dan 10 (sepuluh) lembar plastik klip dalam keadaan kosong.

Kepada polisi GLG mengaku, kesemua barang bukti tersebut adalah miliknya. Selanjutnya GLG beserta keseluruhan barang bukti dibawa ke Mapolres Tanah Karo guna proses lidik dan sidik lebih lanjut.

“Saat ini GLG sudah di tahan RTP Mapolres Tanah Karo dalam proses sidik melanggar pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) dari UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara”, pungkas Hendri.

Reporter: Iwan
Editor: Rud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *