Berbincang Dengan Presiden, Bupati Eddy Undang Jokowi ke Dairi

MEDAN – Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Medan, Sumatera Utara, usai sebelumnya melakukan kunjungan ke Aceh, Kamis (16/09/2021).

Dalam agendanya Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi dan dilanjutkan memberi arahan Forkopimda se Sumatera Utara bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan.

Acar tesebut turut dihadiri oleh Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu.

Presiden Jokowi meminta Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, terus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19.

Presiden ini ingin stok vaksin di daerah tidak lama berada di gudang penyimpanan.

Jokowi menyebutkan ada ketimpangan progres vaksinasi Covid-19 antar daerah di Sumatera Utara. Ada daerah yang capaiannya sangat tinggi, ada pula yang masih rendah. Presiden memaparkan, sampai saat ini secara umum implementasi vaksinasi Covid-19 di Sumut sudah mencapai 26 persen. Sementara untuk lansia sudah di angka 24 persen.

“Untuk Lansia meskipun pencapaian 24 persen saya anggap sudah lumayan karena yang lain masih ada yang 15 persen,” kata presiden.

Hanya saja, tambah presiden, progres vaksinasi di Sumut masih sangat timpang. Ada daerah yang capaian vaksinasinya sudah mencapai 82 persen, namun ada yang baru mencapai 7 persen.

“Kita mesti hati hati, tadi Panglima TNI sudah sampaikan bahwa ada gap. Ada kota-kota tertentu dengan kabupaten kota ada yang angkanya sangat jauh, 82 persen sampai 7 persen,” ungkap Jokowi.

Jokowi kemudian mendorong Forkopimda, terutama TNI dan Polri untuk segera mempercepat vaksinasi di daerah yang capaiannnya masih rendah, termasuk meminta Panglima TNI untuk menambah vaksinator di daerah-daerah tersebut. Diakhir arahannya, Jokowi mengingatkan, kondisi seperti ini tidak baik dan harus segera diperbaiki.

“Percuma satu daerah memiliki capaian bagus, sementara daerah di sekelilingnya justru masih rendah. Hati-hati, menghadapi pandemi ini kita tidak bisa sendiri,” tegas Jokowi mengakhiri.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan akan terus berupaya untuk meningkatkan vaksinasi ke masyarakat.

Edy menyebut, dengan mempercepat vaksinasi akan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak Covid-19. Walau begitu, dia mengingatkan protokol kesehatan (Prokes) tetap hal utama dalam melawan Covid-19.

“Kita terus dorong vaksinasi sampai ke kabupaten dan kota. Tetapi, vaksinasi bukan jadi alasan kita mengabaikan protokol kesehatan, Prokes tetap yang utama untuk saat ini. Sekali lagi, jangan lengah dan kemudian abai akan Prokes, tetap disiplin Prokes dan perkuat 3T,” tambah Edy Rahmayadi menegaskan.

Tidak lupa, Edy Rahmayadi juga menjelaskan Angka kematian Sumut berada pada angka 2,6% dari jumlah terkonfirmasi positif, dimana lebih rendah dari nasional (3,24%).

Begitu juga dengan angka kesembuhan yang mencapai 93,3% dari sebelumnya 62,8%.
“Selain karena disiplin Prokes ini juga karena kita terus meningkatkan vaksinasi.

Sementara itu, usai sambutan Gubsu, Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan Sumut perlu mengurangi kesenjangan perolehan vaksin di 33 kabupaten dan kota.

Dengan begitu masyarakat Sumut khususnya akan lebih terlindungi dari Covid-19.

“Tidak bisa kita fokuskan hanya di satu daerah saja, penanganan Covid-19 akan tetap sulit bila daerah di sekitarnya masih tinggi penyebarannya, perlu merata. Jadi, jangan biarkan adanya gap jumlah vaksin yang besar di 33 kabupaten dan kota,” tegasnya.

Usai pertemuan dan arahan prediden bersama Forkopimda se-Sumut, Bupati Dairi Dr. Edddy Keleng Ate Berutu yang hadir secara langsung menyempatkan diri berbincang dengan presiden dan mengundang presiden agar suatu saat menyempatkan diri berkunjung ke kabupaten Dairi.

“Saya mengundang beliau untuk mengunjungi Dairi menyerahkan sertifikat bagi 2000 masyarakat Dairi yang saat ini sedang mengikuti program landreform dengan Badan Pertanhan Nasional atau BPN,” kata bupati.(ts-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *