ACEH TENGGARA DAIRI Entertainment HUMBAHAS PAKPAK BHARAT SUBULUSSALAM
Beranda » Bukan Putri Pakpak, Santy Limbong Raih Juara Lewat “Tanoh Dairi Meriah”

Bukan Putri Pakpak, Santy Limbong Raih Juara Lewat “Tanoh Dairi Meriah”

tigasisinews.id, DAIRI | Kecintaan terhadap budaya ternyata tidak mengenal batas suku. Hal itu tergambar dalam Lomba Mencipta Lagu Pakpak yang digelar Lembaga Kebudayaan Pakpak (LKP) di Gedung Nasional (Geknas) Sidikalang, 5–6 September 2026.

Di antara peserta yang mayoritas berlatar belakang suku Pakpak, hadir sosok Santy Sarimaya Limbong, SE, MM, seorang putri Toba yang memilih mengekspresikan kecintaannya terhadap Tanah Dairi melalui karya musik berbahasa dan bernuansa Pakpak.

Pilihan itu berbuah manis. Karya cipta Santy berjudul “Tanoh Dairi Meriah” berhasil meraih Juara Favorit dalam ajang tersebut. Lagu itu dibawakan apik oleh *Aidah Kasea Bintang, S.Tr.Kes dengan aransemen musik oleh Yudi Sihombing.

Bagi Santy, keikutsertaannya bukan sekadar mengikuti perlombaan. Ada kecintaan terhadap Dairi dan keinginan untuk ikut merawat kekayaan budaya yang tumbuh di daerah tersebut.

“Ada beberapa alasan kenapa kami memilih judul Tanoh Dairi Meriah,” ujar Santy.

Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Keuangan Atas Ranperda P-APBD Tahun Anggaran 2026

Menurutnya, kata “meriah” tidak hanya menggambarkan ramainya kehidupan masyarakat, tetapi juga kekayaan dan keberagaman yang dimiliki Tanah Dairi, mulai dari adat istiadat hingga hasil pertanian yang melimpah.

Lebih dari itu, syair lagu tersebut juga mengandung pesan agar generasi saat ini tidak melupakan perjuangan para leluhur dengan menjaga tanah kelahiran, adat istiadat, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan.

“Di syair ini kami juga menuliskan bahwa tutur santun adalah pegangan hidup di tanah kita,” katanya.

Santy juga menyelipkan pesan persatuan dan semangat gotong royong untuk membangun Dairi.

“Jangan tanyakan apa yang sudah dibuat Dairi untuk kita, tapi tanyakan apa yang sudah kita buat untuk Dairi,” ujarnya.

Polisi Bekuk Pengedar Sabu di Tigalingga, Pemilik Barang Haram Diburu

Prestasi Santy menjadi gambaran bahwa kecintaan terhadap budaya Pakpak dapat tumbuh dan berkembang di tengah keberagaman masyarakat Dairi. Budaya bukan hanya milik satu kelompok, tetapi dapat menjadi ruang bersama untuk saling mengenal, menghargai dan berkarya.

Ajang LKP di Gedung Nasional Sidikalang tersebut pun diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah perlombaan, tetapi terus menjadi ruang bagi lahirnya karya-karya baru yang mengangkat bahasa, seni, tradisi dan kearifan lokal Pakpak sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di Tanah Dairi.

Reporter: Salim
Editor: Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement