tigasisinews.id, PAKPAK BHARAT — Kabupaten Pakpak Bharat ditetapkan sebagai salah satu dari 13 kabupaten di Indonesia yang menjadi lokasi pengembangan program Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) Kementerian Pertanian RI.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Kelompok Kerja HDDAP sekaligus uji publik dokumen Horticulture Cluster Development Plan (HCDP) klaster HDDAP Tahun 2026, yang digelar Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama Kementerian Pertanian RI.
Perwakilan Tim HDDAP Kementerian Pertanian RI, Indri Nugraheni, S.TP., M.Agr.Sc., mengatakan program HDDAP secara nasional mencakup sekitar 10.000 hektare lahan hortikultura. Pakpak Bharat menjadi salah satu daerah yang mendapat kesempatan mengembangkan potensi hortikultura melalui program tersebut.
“Pakpak Bharat merupakan salah satu dari 13 daerah di Indonesia yang masuk dalam program ini,” jelas Indri.
HDDAP merupakan program strategis Kementerian Pertanian yang didukung Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Program ini diarahkan untuk mengembangkan pertanian hortikultura di lahan kering secara terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani.
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutan tertulisnya menyebut HDDAP memiliki arti penting bagi daerah, mengingat Pakpak Bharat memiliki kondisi agroklimat yang potensial untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura dataran tinggi.
Namun, potensi tersebut masih membutuhkan penguatan, terutama pada infrastruktur pertanian, sarana produksi, teknologi budidaya, kelembagaan petani.
Reporter : Uba
Editor : Dams





Komentar