Temui Menteri Lingkungan Hidup, Masyarakat Dairi Sampaikan Dukungan Beroperasinya PT DPM

Perwakilan masyarakat Dairi saat bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup dan menyerahkan dokumen dukungan. (ist)

tigasisinews.id, JAKARTA | Masyarakat lingkar tambang PT Dairi Prima Mineral (DPM) sampaikan dukungannya agar PT DPM dapat segera beroperasi.

Dukungan tersebut datang dari hampir 4000 warga yang hidup di daerah sekitar tambang, di Kecamatan Silima Pungga-Pungga.

Ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang, Sahbin Cibro bersama perwakilan Pemegang Hak Ulayat se-Kabupaten Dairi, Saut Ujung, Haslim Padang, Delphi Ujung, dan Jony Lingga menemui langsung Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta. Senin (2/3/2026).

Menurut Sahbin, semenjak izin AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) PT DPM dicabut, perekonomian masyarakat sekitar menjadi menurun.

“Sejak kegiatan PT DPM vakum setelah izin AMDAL tahun 2022/2023 dicabut, sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat sekitar,” jelas Sahbin.

“Selama ini perekonomian kami masyarakat sekitar sangat terbantu. Salah satunya dari pemberdayaan tenaga kerja, dan juga lainnya. Tapi semenjak izinnya dicabut, kami jadi sangat dirugikan,” lanjutnya.

Menurutnya, mayoritas masyarakat lingkar tambang sangat mendukung beroperasinya PT DPM, demi peningkatan perekonomian Dairi, khususnya masyarakat sekitar tambang.

Untuk itu, mereka menyerahkan langsung dukungan warga kepada Menteri Lingkungan Hidup, berupa file yang tersimpan dalam flashdisk, dan juga dokumen dalam bentuk fisik, lengkap dengan tanda tangan warga yang mendukung, foto copy KTP, nomor WA, dan foto para warga.

“Ada hampir 4000 warga yang mendukung dan menandatangani permohonan agar izin AMDAL PT DPM segera dikeluarkan oleh pemerintah” terangnya.

Dukungan juga mengalir dari Organisasi Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan yang ada di Dairi.

Mereka juga meminta agar Menteri Lingkungan Hidup dapat segera menurunkan tim ke lapangan, guna melihat kondisi sebenarnya yang terjadi di masyarakat.

“Kami berharap supaya pemerintah tidak hanya mendengar dari satu pihak tertentu, tetapi harus mendengarkan juga dan mempertimbangkan apa yang disampaikan oleh mayoritas masyarakat yang selama ini sudah merasakan manfaatnya dengan beroperasinya PT DPM” sebutnya.

Kedatangan mereka disambut baik oleh Menteri Lingkungan Hidup, yang juga didampingi oleh Deputinya dan staf kementerian.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Menteri yang telah menerima kedatangan kami,” ungkap Sahbin.

Dijelaskan olehnya bahwa setelah mendengar dan menerima surat dukungan yang disampaikan, Menteri Lingkungan Hidup langsung memberikan tanggapan kalau dalam waktu dekag pihak kementerian akan segera menurunkan tim ke lapangan guna melakukan Studi Kelayakan Lingkungan.

Reporter : Uba
Editor : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *