
tigasisinews.id, DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menegaskan komitmennya mewujudkan pembangunan inklusif dengan menggandeng Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) sebagai mitra strategis.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, saat melantik dan mengukuhkan Pengurus DPC PPDI Dairi masa bakti 2026–2031 di Gedung PLUT, Sidikalang, Senin (28/9/2026).
“Pembangunan tidak boleh meninggalkan siapa pun. Penyandang disabilitas harus menjadi penerima manfaat,” tegas Wahyu. Sebagai bukti nyata, sepanjang 2026 Pemkab telah menyalurkan bantuan ATENSI yang tak hanya berupa alat bantu, tetapi juga pemberdayaan ekonomi seperti menjahit dan bertani untuk mendorong kemandirian.
Ketua DPC PPDI Dairi yang baru dilantik, Raspen Capah, menyambut baik sinergi ini. Ia berpesan agar anggota tidak rendah diri dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. “Kita punya keunikan masing-masing. Mari kompak dan kembangkan potensi diri,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari DPRD Dairi. Abdul Gafur Simatupang dan Romi Mariani Simarmata (Anggota DPRD sekaligus Penasehat PPDI) menegaskan bahwa legislatif sedang mengawal Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk menjamin kesetaraan dan perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas di Dairi.
Pelantikan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Dinas Sosial, serta ratusan anggota PPDI Kabupaten Dairi.
Reporter : Uba
Editor : Dams









Komentar