DAIRI – Pokja Bunda Paud Kabupaten Dairi mengadakan rapat koordinasi untuk peningkatan peran Bunda Paud.
Rapat koordinasi dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat di balai Budaya Sidikalang, Senin (23/8).
Acara hadiri langsung oleh Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Bunda Paud Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu, Pimpinan OPD Kabupaten Dairi serta Pengurus dan anggota Pokja Bunda Paud.
Bunda Paud Kabupaten Dairi dalam sambutannya, Paud memiliki peran yang sangat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Dimasa pandemi ini, Bunda Paud mengatakan tantangan terhadap paud sangatlah besar dimana orangtua takut untuk mendaftarkan anak mereka untuk belajar di Paud.
“Orangtua serta satuan Paud harus mampu beradaptasi dengan kondisi pandemi saat ini. Protokol kesehatan yang ketat wajib diterapkan dalam memberikan pendidikan bagi anak anak Paud”, ujar Romy.
Bunda Paud mengatakan Dairi mendapatkan bantuan dari Direktorat Paud, Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Tujuannya agar terlaksananya Pendidikan Anak Usia Dini yg berkualitas, meningkatnya APK PAUD sebesar 5%, bertambahnya jumlah satuan PAUD untuk desa yg belum memiliki PAUD serta peningkatan wawsan dan pengetahuan Bunda PAUD kecamatan/desa/kelurahan.
Dari kegiatan tersebut, Bunda Paud berharap akan bertambah jumlah anak yang masuk sekolah Paud sebesar 5% dari tahun ajaran sebelumnya melalui peran dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Pendidikan.
“Kita berharap 36 Desa yang belum punya Paud akan di dirikan pada tahun ini”, ujar Bunda Paud.
Ditargetkan juga terlaksana kegiatan holistic integratif, dimana dari 223 Paud di Kabupaten Dairi akan dipilih 10 Paud sebagai Paud percontohan yang akan di dampingi melalui kriteria yang telah ditentukan diantaranya telah terakreditasi A dan B serta memiliki jumlah siswa paud yang paling besar.
“Terimakasih kepada Bapak Bupati Dairi atas saran dan masukannya sehingga rangkaian kegiatan ini dapat tercapai”, ujar Romy.
Bupati Dairi yang juga sebagai pembina Pokja Bunda Paud, dalam sambutannya mengatakan paud adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
“Kita sebetulnya mempersiapkan calon calon pemimpin 30 atau 50 tahun mendatang. Mungkin akan duduk sebagai pimpinan DPR atau Bupati seperti saya di masa yang akan datang yang kita harapkan ada dari Kabupaten Dairi”, ujar Bupati.
Dijelaskan, salah satu misi pembangunan daerah Kabupaten Dairi yakni misi ke dua membangun kualitas sumber daya masyarakat yang cerdas, sehat, berbudaya dan berdaya saing. Melalui Dinas Pendidikan, pemerintah telah aktif melakukan fasilitasi terhadap pengembangan pendidikan anak, seperti pelatihan tingkat dasar bagi tutor sebanyak 80 orang.
“Kita menyerahkan masa depan anak anak kita kepada lembaga paud serta para tutor paud”, ungkapnya.
Bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada Direktorat Paud, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atas bantuan yg diberikan dlm pengembangan Paud di Kabupaten Dairi.
Diantaranya bantuan Paud layanan khusus bagi desa yang belum memiliki Paud, yaitu untuk 4 desa dan masih ada 4 desa yang sedang dalam proses verifikasi pengajuan bantuan oleh Direktorat PAUD.
Selanjutnya, bantuan Unit Kesehatan Sekolah untuk 12 Paud, bantuan APE utk 3 satuan PAUD dan bantuan Peningkatan Peran Bund PAUD yg berlangsung selama 3 hari berturut 2.
“Keseluruhan akses bantuan ini diharapkan akan semakin meningkatkan terciptanya Paud berkualitas”, harap Eddy.
Menurut Bupati, peran Bunda Paud dan Pokja Paud memiliki peran yang sangat strategis dimana Bunda Paud menjadi tokoh sentral, panutan dan penggerak dalam pengembangan Paud yang berkualitas secara holistik dan integratif.
“Khusus untuk pokja paud ini mari saling berkolaborasi dan bekerjasama. Selanjutnya dimasa pandemi ini kita harus hidup dengan menerapkan protokol kesehatan, saya ingin perubahan ini diatasi secara bersama sama”, pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Pokja Bunda Paud Sumatera Utara Maya Nova yang hadir melalui zoom meeting, mengatakan paud serta pokja bunda paud memiliki peran strategis untuk mendukung peran bunda paud dalam memajukan sumber daya manusia.
Rapat koordinasi ini Ia katakan bertujuan untuk salah satunya memberikan saran dan masukan serta rekomendasi untuk mendorong Paud yang berkualitas kepada pemerintah dan juga mendorong terciptanya paud holistik integratif.
Protokol kesehatan yang sangat ketat diterapkan dalam rapat koordinasi, dimana para peserta yang hadir harus mengikuti test swab antigen.(ts-2)






