
tigasisinews.id, DAIRI – Kobaran api menghanguskan sedikitnya tujuh rumah warga di Dusun Lau Kersik I, Desa Bukit Lau Kersik, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Minggu (9/8/2026) malam.
Kebakaran yang diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 21.20 WIB itu dengan cepat membesar. Kondisi permukiman yang cukup padat membuat api berisiko merambat ke bangunan lain.
Untuk mencegah kebakaran meluas, tiga rumah warga di sekitar lokasi terpaksa dirusak guna membuka jarak dan memutus jalur rambatan api.
Camat Gunung Sitember, Sion Sembiring, SST, M.Biomed, mengatakan penanganan dilakukan secara cepat setelah pihaknya menerima informasi mengenai kebakaran tersebut.
Atas instruksi Bupati Dairi, pemerintah kecamatan langsung berkoordinasi dengan TNI, Polri, Pemadam Kebakaran Unit Tigalingga, pemerintah desa, serta masyarakat untuk mengendalikan kobaran api.
“Menindaklanjuti instruksi bupati, kita Pemerintah Kecamatan Gunung Sitember segera berkoordinasi dengan TNI, Polri, Pemadam Kebakaran Unit Tigalingga, pemerintah desa, serta masyarakat melakukan upaya mengendalikan situasi,” kata Sion Sembiring.
Menurut Sion, kondisi api yang saat itu berpotensi menjalar ke rumah-rumah lainnya membuat tindakan cepat harus dilakukan. Sejumlah bangunan di sekitar titik kebakaran terpaksa dirusak untuk menciptakan jarak sehingga api tidak semakin meluas.
“Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelamatan permukiman yang lebih luas,” jelasnya.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa yang dilaporkan secara langsung akibat kebakaran tersebut. Namun, Kepala Desa Bukit Lau Kersik, Mangiring Sinurat, menyampaikan seorang warga bernama Terapul Lumbangaol (67) meninggal dunia setelah diduga mengalami serangan jantung saat menyaksikan peristiwa kebakaran.
Tujuh Rumah Ludes Terbakar
Berdasarkan laporan Camat Gunung Sitember, tujuh rumah warga yang terbakar masing-masing milik Trumen C. Pinem (49), Emmi Nilam Sari Sidabutar (54), Bagem br. Lingga (61), Sukarjo Berutu (38), Nama Sinuraya (81), Hamdani Manik (50), dan Kadir Tarigan (61).
Sementara itu, rumah warga yang dirusak sebagai bagian dari upaya mencegah api merambat tercatat atas nama Almahdani Pinem (48), Sari Ati Solin (35), Jefri Adi Sitakar, dan Rifai F. Dumais (23).
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga Senin siang (10/8/2026), penyebab kebakaran belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber serta penyebab munculnya api.
Besarnya kerugian material juga belum dapat dipastikan. Pemerintah Kecamatan Gunung Sitember bersama Dinas Sosial masih melakukan pendataan terhadap rumah, harta benda, serta warga yang terdampak.
Penanganan pascakebakaran terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah kecamatan, Dinas Sosial, TNI, Polri, pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat.
Selain memastikan kondisi warga terdampak, pemerintah juga melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian akibat kebakaran tersebut.
Peristiwa kebakaran di Dusun Lau Kersik I ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman.
Warga juga diimbau segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan api tidak meluas.
Reporter : Uba
Editor : Dams





Komentar