Guru Tamu di SMK N 1 , DPM Jadi Mitra, Mendukung SDM Sektor Pendidikan

DAIRI – Perusahan tambang PT. Dairi Prima Mineral (DPM) hadir sebagai guru tamu di SMK Negeri 1 Sidikalang.

Hal tersebut Sebagai bentuk kepedulian DPM terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Dairi.

Kegiatan dilaksanakan di aula sekolah, Jumat (03/09/2021).

Perusahaan tambang DPM dikatakan siap menjadi mitra bagi sekolah untuk mendukung peningkatan sumberdaya manusia di sektor pendidikan.

General Manager PT. DPM Hendra Kurniawan kepada tigasisi mengatakan sebuah kehormatan besar bisa hadir dalam kegiatan hari ini, disini DPM bisa mengenalkan lebih dalam kepada publik informasi terkait perusahaan tambang.

“Saya selalu menyebut calon tenaga kerja itu “Talent” Karna mereka punya talenta khusus yang akan dimanfaatkan untuk kesuksesan mereka di perusahan mana mereka akan berkarir,” Kata Hendra yang hadir sebagai Guru Tamu.

Dirinya menyebut, ini merupakan kesempatan baik untuk semakin menjelaskan bahwa eksistensi DPM, program CSR DPM yang banyak postifnya dan sangat banyak manfaatnya untuk Dairi, untuk Sumatera Utara, dan Indonesia agar semakin maksimal di ketahui oleh masyarakat.

“Di sini saya akan sharing kompetensi saya pribadi, pengalam kerja saya pribadi di pengembangan sumberdaya manusia selama 29 tahun di 6 negara, dengan tujuan agar nantinya mampu menyiapkan sumberdaya manusia berkualitas untuk kebutuhan DPM juga sebetulnya,” Ucap Hendra.

Dijelaskan sekarang DPM sudah di tahap kontruksi atau tahap ke dua, tahap pertama eksploirasi sebelumnya sudah selesai dan menunggu masuk ke tahap produksi atau ekploitasi.

“untuk di ditahap ketiga atau eksploitasi itu mungkin tenaga kerja yang diserap dari kabupaten Dairi bisa kurang,” imbuhnya.

Dari cerita dan pengalaman kerjanya di berbagai industri perusahaan di harapkan akan berguna bagi para siswa.

“Karna banyak pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki perlu dipahami oleh Adik adik sekalian,” jelasnya.

Saat ini ada 450 tenaga kerja yang bekerja di DPM, dan pada saat di masa produksi nanti dibutuhkan lebih dari 1000 orang tenaga kerja.

Selain tenaga kerja untuk perusahan DPM, peluang lain yang sangat berpotensi juga patut untuk di perhatikan dan dipersiapkan, seperti hotel dan restauran yang nantinya menjadi kebutuhan banyak orang.

Komitmen perusahaan DPM untuk peningkatan sumber daya manusia dan sumber daya pendidikan di kabupaten dairi dipastikan jelas dan pasti.

Hal tersebut nanti terealisasi di Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Manusia (RPPM) setelah disetujui oleh kementrian.

Kepala sekolah SMK Negeri 1 Sidikalang, Paulus Pandiangan Saing mengatakan, sesuai dengan instruksi presiden tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dan diteruskan lagi dengan sekolah pusat keunggulan salah satunya menghadirkan guru tamu.

“itu lah yang kita laksanakan hari ini di SMK N1 sidikalang”, ucap Paulus.

Menghadirkan DPM sebagai guru tamu yang memiliki perhatian luar biasa terhadap pendidikan terkhusus SMK 1 Sidikalang dinilai sangat bermanfaat.

“Saya berharap nantinya ini akan berkelanjutan, kedepan kita targetkan siswa sekolah kita yang akan bergerak ke DPM untuk mendapatkan ilmu bagi anak didik kami,” ucap Paulus.

Kerjasama antara DPM dan SMK N 1 Sidikalang di harapkan terus berkelanjutan.

Terkait beasiswa dari DPM untuk siswa sekolah yang sudah berjalan, SMK N 1 sidikalang akan mempersiapkan diri untuk layak mendapat beasiswa untuk bisa kuliah di perguruan tinggi di luar negri seperti China.

“Saya berkomintmen untuk mengimplementasikan SMK sebagai pusat keuggulan yang terdiri dari singkronisasi kurikulum, kerjasama dengan industri, menghadirkan guru tamu dan lain sebagainya,” ucap Paulus.

Paulus menambahkan, bahwa kesesuaian antara sekolah dan industri sangat penting, dan hal itu bisa terjadi jika di sekolah diterapkan budaya kerja dan disiplin. Dirinya menyebut hal tersebut harus segera dibenahi.

“Saya akan minta kepada para guru supaya bekerja keras untuk mewujudkannya, seterusnya kita akan perbaiki sumberdaya manusia seperti mengirim guru guru ke industri menghadirkan industri ke sekolah, menghadirkan perguruan tinggi ke sekolah bahkan mengirim tenaga pengajar ke perguruan tinggi untuk menuntut ilmu,” jelasnya.

Hadir juga sebagai guru tamu DR, Muslim Marpaung bersama Irma Suryani Lubis dari Fakultas Politeknik Medan.

Muslim Marpaung mengatakan, saat ini Fakultas butuh anak SMK, dan tahun ini porsi untuk anak SMK di tingkatkan dari 20 persen menjadi 40 persen ke politeknik Medan dikarenakan memiliki bidang yang sama yaitu advokasi.

“Kami bersyukur sekarang advokasi punya dirjen, jadi dirjen ini yang memprogramkan SMK menjadi pusat ke unggulan, atas dasar itu kami orang perguruan ikut membantu, dikarenakan ini lah harapan kami sejak dulu, supaya anak anak yang masuk ke politeknik adalah anak-anak yang lebih siap.

Dijelaskan kedepan anak anak didik yang dicari adalah talent nya, sehinga mereka tidak hanya ingin bekerja tapi mereka ingin berkarir.

“Ini alasan saya hari ini membawa topik BMW (Bekerja, Melanjut dan Wirausaha) hal yang tiga ini harus di gandeng sehingga SMK nanti betul betul menjadi kejaran calon siswa,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut secara pribadi Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa dirinya akan memberikan beasiswa kepada 5 Orang siswa SMK N 1 Sidikalang sebagai bentuk kepeduliannya.

Siswa yang hadir dalam acara tamu guru itu terlihat antusias mengikuti kegiatan. (ts-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *