Rekayasa Ide
WAJAH PENDIDIKAN INDONESIA DI ERA PANDEMI
Oleh : Glori Triningsih Lumban Toruan
Fakultas Bahasa dan Seni, prodi pendidikan Bahasa inggris Universitas
Negeri Medan Pendidikan merupakan kebutuhan setiap masyarakat. Salah satu aspek terpenting dalam pembangunan suatu bangsa adalah “pendidikan’’. Melalui
pendidikan yang baik akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, dan dengan SDM yang berkualitas maka suatu negara dapat membangun bangsanya menjadi lebih maju dan berkembang. Tetapi, maraknya covid-19 di seluruh dunia terlebih di Indonesia membuat kehidupan manusia menjadi berubah total, terlebih
dalam bidang pendidikan, jika pembelajaran yang sebelumnya dilakukan dengan face to face maka sekarang berubah menjadi daring (dalam jaringan) guna untuk mencegah penyebaran covid-19, maka pemerintah Indonesia menerapkan sistem belajar online (dari rumah).
Kualitas pendidikan Indonesia kian hari kian menurun, ditambah lagi situasi
pandemi covid-19 yang mengharuskan setiap pelajar harus belajar online/
pembelajaran jarak jauh (PJJ). Situasi pandemi ini merupakan faktor dari gagapnya pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan yang baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Di satu sisi pelajar merasa tidak produktif jika belajar secara daring karena tidak bertemu secara langsung sehingga membuat pelajar kurang memahami pelajaran yang disampaikan oleh tim pengajar ,hal ini juga memberikan kesulitan bagi para siswa dan pendidik dalam melakukan PJJ contohnya akses internet (kuota).
Pembelian kuota internet memiliki kendala apabila orang tua dari siswa tersebut sedang kesusahan dalam bidang financial, sehingga siswa juga kesulitan untuk membeli kuota internet.contoh lain adalah akses internet (sinyal), sinyal juga menjadi salah satu masalah saat PJJ, terlebih jika ada siswa yang tinggal di pedalaman dan belum mempunyai akses internet yang memadai maka hal itu akan menyulitkan siswa untuk menerima pelajaran dengan baik.
Dan disatu sisi lagi jika pemerintah membuat sistem belajar offline (tatap
muka) di tengah maraknya wabah covid-19 yang tidak menjamin tim pendidik dan
siswa tidak terpapar covid-19, maka hal itu akan menyulitkan pemerintah dalam
mengambil keputusan. Sehingga untuk sementara waktu pemerintah akan tetap
menjalankan program pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk mencegah penyebaran
covid-19.
Akibat pembelajaran daring, banyak siswa yang putus sekolah disebabkan oleh
keterbatasan yang dimiliki setiap siswa dalam bidang finansial, dan tentu
keterbatasan itu mengakibatkan kesulitan bagi siswa dalam mengakses
pembelajaran secara daring/online.
SOLUSI UNTUK PERMASALAHAN PENDIDIKAN INDONESIA DI TENGAH PANDEMI
Permasalahan pembelajaran jarak jauh diantaranya adalah belum meratanya
akses jaringan internet, gawai yang belum memadai, mahalnya biaya kuota, belum meratanya penguasaan iptek di kalangan pendidik atau guru, belum siapnya pelaksanaan proses belajar mengajar menggunakan metode pembelajaran jarak jauh, dan kesulitan orang tua dalam mendampingi anak-anaknya melakukan kegiatan belajar mengajar menjadi kendala yang ditemui selama proses pembelajaran jarak jauh.
Adapun beberapa solusi untuk permasalahan pendidikan indonesia di
tengah pandemi dapat dicantumkan sebagai berikut :
1.Pemerintah memberikan Kuota internet gratis yang cukup kepada setiap siswa dan pendidik ,dengan ketentuan kuota hanya dapat digunakan untuk membuka dan mengakses website dan aplikasi yang mendukung dan berhubungan dengan
pelajaran.
2.Guru/ Pendidik harus mampu mengetahui dimana letak kegagalan siswa dalam
melakukan pembelajaran daring ,contohnya dalam penggunaan beberapa aplikasi
yang digunakan dalam mendukung proses E-learning,seperti aplikasi Zoom,G-
meet,G-classroom dan aplikasi lain yang digunakan dalam pembelajaran
online.Pendidik harus mampu membina dan membingbing setiap siswa yang belum
mengerti cara penggunaan beberapa aplikasi dalam pembelajaran online,sehingga siswa tidak tertinggal dengan pelajaran karena alasan tidak mengerti cara penggunaanya.
3.Guru/Pendidik tidak hanya memberikan tugas kepada siswa tetapi pendidik juga
harus menjelaskan setiap materi pelajaran kepada setiap siswa dengan
menggunakan aplikasi Zoom,G-meet dll agar siswa lebih mengerti dan lebih mudah memahami materi pelajaran.
4.Setiap tugas yang diberikan,Guru/pendidik harus mengoreksi dan menilai setiap
pekerjaan siswa agar siswa tidak merasa bahwa tugas mereka tidak di periksa dan
tidak diperhatikan ,dan dengan begitu siswa akan lebih disiplin dalam mengerjakan setiap tugas yang diberikan Guru.
5.Dampingan orang tua selama pembelajaran jarak jauh, diperlukan waktu dan perhatian dari orang tua agar dapat mendampingi siswa ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran dari rumah. Melakukan pengawasan dengan meminta jadwal proses pembelajaran ,melakukan proses pengecekan tugas yang dikerjakan. Dan mengajari anak ketika tidak mengerti dengan materi pelajaran.
DATA PRIBADI
Nama : Glori Triningsih Lumban Toruan
Tempat,Tanggal Lahir : Sidikalang,04 Januari 2002
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Kristen Protestan
Tinggi Badan : 157 cm
Berat Badan : 65 kg
No.Handphone : 082275227656
Status : Mahasiswa/Belum menikah
Email : glorisihombing63@gmail.com
DATA PENDIDIKAN
Sekolah Dasar : SD bers.HKBP Sidikalang
Sekolah Menengah Pertama : SMP Negerei 2 Sidikalang
Sekolah Menengah Atas : SMK Negeri 1 Sidikalang
Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Medan






