Capai Perolehan Sangat Baik pada Sensus Penduduk Online 2020, Bupati Taput Terima 2 Penghargaan Sekaligus

TAPUT – Bupati Kabupaten Tapanuli Utara Drs.Nikson Nababan didampingi Asisten II Osmar Silalahi dan beberapa Pimpinan OPD terkait terima dua penghargaan sekaligus atas capaian yang sangat baik pada pelaksanaan Sensus Penduduk Online 2020.

Penghargaan pertama diberikan oleh Kepala BPS Republik Indonesia Dr. Suhariyanto dan penghargaan kedua diberikan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Penghargaan diserahkan oleh Kepala BPS Kabupaten Tapanuli Utara Ester Sitorus, di Sopo Rakyat, Selasa (08/09/2020).

“Penghargaan pertama yang saya terima dari Kepala BPS RI atas kategori Jumlah dan Persentase Penduduk Respon, sementara Penghargaan kedua dari Gubernur Sumut atas prestasi sebagai kabupaten dengan capaian response rate sebanyak 33 persen yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online”, ujar Nikson.

Dalam kesempatan tersebut, BPS juga menyerahkan penghargaan kepada 6 (enam) camat untuk 3 kategori. Kategori pertama adalah Persentase Penduduk Respon Tertinggi diberikan kepada Camat Sipahutar Ronal Silitonga, S.Sos sebagai terbaik I dan terbaik II diberikan kepada Camat Parmonangan Erwan Hutagalung, SSTP, MSP. Kategori Presentase kedua adalah Kualitas Data Tertinggi dengan Terbaik I diberikan kepada Camat Adiankoting Junjungan Silaban, S.Sos dan terbaik II Camat Pangaribuan David Nainggolan, SSTP.

Sedangkan Untuk kategori ketiga, yakni Jumlah KK tertinggi diberikan kepada Camat Siborongborong Josua Napitupulu, SSTP, MS.i sebagai terbaik I dan terbaik II diberikan kepada Camat Tarutung Reinhard Lumbantobing, S.Sos.

“Masih banyak yang harus kita kerjakan. Masih ada 67 persen yang harus kita data. Ini butuh kerja keras kita, kerja keras para camat dan Kepala Desa secara keseluruhan”, ujarnya.

“Kepada para camat yang mendapat penghargaan agar menjadi keterwakilan untuk pendataan sebanyak minimal 98 persen” tambah Nikson.

Nikson menjelaskan, Data ini sangat penting bagi negara. Bagaimana kondisi masyarakat Taput hingga ke daerah daerah pelosok. Data ini bukan hanya tanggung jawab BPS, Dinas Catpil juga harus Kordinasi yang baik dengan BPS dalam mengolah data yang sebenarnya di Tapanuli Utara. Dalam penyelenggaraan pemilu dan Pilkada, data kependudukan yang akurat juga jangan dibutuhkan.

“Terimakasih kepada BPS yang tetap bekerja keras dalam pendataan ini dan selalu berkordinasi dengan Pemkab Taput. Untuk sensus Penduduk Online tahap kedua kita juga akan mengatasi kelemahan di jaringan internet koordinasi dengan BPS”, kata Nikson menutup.(Nik/tgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *