DAIRI – Kelurahan Sidiangkat Lakukan Sosialisasi Pembibitan dan Perawatan Bibit Tanaman Holtikultura bagi kelompok tani kelurahan Sidiangkat
Jumat (27/11/2020).
Kegiatan sosialisasi ini turut Dihadiri camat Sidikalang Robot Manullang, Lurah Sidiangkat Mawardi Tumanggor, kepala bidang penyuluhan pertanian dari dinas pertanian, perikana dan ketahanan pangan dan juga sebagai Nara sumber Sukaedah Angkat, Koordinataor Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) kecamatan Sidikalang Tohom Simanjuntak dan koordinator PPL Sidiangkat ibu Tobing dan diikuti÷ oleh 16 kelompok tani yang ada di kelurahan Sidiangkat.
Dalam sambutannya Lurah Sidiangkat Mawardi Tumanggor menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk membentuk akses informasi pertanian, penggunaan teknologi dan cara pembibitan hingga berhasil panen.
“Sesuai Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 termasuk peraturan Bupati Dairi didukung Dairi sebagai daerah yang 75 hingga 80 persen warganya adalah petani maka Mengembangkan dan menggerakan pola tani ke arah agribisnis dianggap sangat perlu selain itu berbagi informasi bagaimana pertanian modern perlu juga diadopsi”, katanya.
“Bapak Bupati kita sangat mendukung amanat Permendagri Nomor 130 tahun 2018 tentang pelaksanaan kegiatan, pemberdayaan sarana dan prasarana pertanian di kabupaten Dairi. Kita sebagai pelaku pertanian di lapangan harus ikut ambil bagian didalamnya dalam mendukung tercapainya pertanian unggul”, ujar Mawardi.
Sebelumnya, Camat kecamatan Sidikalang Robot Manullang menegaskan pelaksaan kegiatan ini pada hakikatnya diatur oleh sebuah aturan peraturan. Ia meminta kepada para petani terkhusus di Kelurahan Sidiangkat agar memanfatkan dana kelurahan semaksimal mungkin.
“Sebagian wilayah Sidikalang ini merupakan wilayah kelurahan, maka dengan turunnya dana kelurahan ini maka kita patut bersyukur, namun harus memanfaatkan dengan baik dan maksimal dan dengan kerja keras.
Dalam RPJMD jelas disebutkan bahwa visi kita adalah Dairi Unggul. Bagimana cara adalah dengan kerja keras. Saya hanya mengarahkan”, ujarnya.
“Saya mengajak kita semua manfaatkan sosialisasi ini. Kalau hanya diatas kertas, kita tidak akan bisa bergerak kemana-mana”, ucapnya.
Camat juga berharap, pertanian di Dairi harus terus dikembangkan melalui dana kelurahan.
“Pembangunan Tak melulu soal fisik. Namun bicara soal pekerjaan fisik pun haruslah yang mendukung sektor pertanian. Kita harus fokus, dan mampu mensejahterakan kehidupan petani itu sendiri.
Sementara itu, Sukaedah Angkat SP sebagai nara sumber sekaligus kabid penyuluhan dan pelatihan dians pertanian, perikanan dan ketahanan pangan menjelaskan bahwa kegiatan itu berfokus pada perencanaan budidaya cabai dengan memperhatikan berbagai faktor termasuk Pemilihan lokasi tanam, sistem tanam, pola tanam dan waktu tanam dan pemilihan varietas benih.
“Faktor Ph tanah, dan lahan yang dekat dengan sumber air juga akan sangat mempengaruhi hasil pertanian selain itu pemilihan benih harus bersertifikat juga dapat mempengaruhi. Dan upayakan yang cocok dengan letak geografis.
Tidak lupa Sukaedah tetap menitik beratkan sosialisasi tersebut sebagai sebuah forum pentung untuk menggalakkan kembali pemanfaatan pupuk organik
“Inti dari pemaparan ini hanya ingin menekankan bahwa kita harus kembali menggunakan pupuk organik untuk menjaga unsur hara dalam tanah tetap terjaga. Selain ketersediaan pupuk kimia saat ini yang sulit didapat”, tegasnya.
Hal tersebut juga didukung dengan penjelasan Koordinataor Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) kecamatan Sidikalang Tohom Simanjuntak dan koordinator PPL Sidiangkat ibu Tobing.
Sebagai daerah yang yang memiliki kelompok tani terbanyak di wilayah kecamatan Sidikalang juga dengan akan adanya revitalisasi kelompok tani se- kabupaten Dairi maka seluruh kelompok tani proaktif dan membenahi kelompok tani yang sudah ada.
Diakhir kegiatan, para peserta perwakilan dari 16 kelompok tani tersebut menerima pelatihan dan pengarahan dari PPL tentang tata cara pembibitan kopi.Diharapkan kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi pertanian di Kabupaten Dairi.(dams)






