tigasisinews.id, PAKPAK BHARAT | Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengikuti Rapat Koordinasi Pendataan Hunian Tetap Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh-Sumut-Sumbar. Kamis, 16 April 2026.
Rapat yang dipimpin langsung Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, Tito Karnavian, dilaksanakan secara daring (online), dengan menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan di dalamnya.
Dalam arahannya, Tito menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan tiga klasifikasi Hunian Tetap (Huntap) untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, yakni Huntap Insitu (pembangunan/perbaikan di lokasi semula), Huntap Eksitu (relokasi ke lokasi pilihan atau swadaya), dan Huntap terpusat/komunal (pembangunan di lokasi baru yang dikoordinasikan pemerintah pusat dan daerah).
“Saya minta kepada seluruh daerah yang usulannya belum lengkap agar segera melengkapinya dalam waktu satu minggu ke depan, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dalam proses pembangunan,” pesan Tito Karnavian.
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor didampingi Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat Augusman Harapan Padang, ST, M.Si mengatakan, untuk Kabupaten Pakpak Bharat sendiri telah mendapatkan alokasi bantuan rehab tiga unit rumah yang rusak berat akibat bencana alam dimaksud.
“Saat ini masih proses pelengkapan beberapa dokumen yang kita koordinasikan dengan satgas, semoga secepatnya bisa laksanakan,” ucap Franc Bernhard Tumanggor. (ist)







