Dairi–Pakpak Bharat Perkuat Sinergi; Kolaborasi Strategis Menuju Lumbung Pangan dan Destinasi Wisata Unggulan

foto bersama, usai Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagal menghadiri Musrenbang RKPD Pakpak Bharat Tahun 2027, Selasa (31/3/2026). foto (ist)
foto bersama, usai Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagal menghadiri Musrenbang RKPD Pakpak Bharat Tahun 2027, Selasa (31/3/2026). foto (ist)

PAKPAK BHARAT.tigasisinews.id – Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2027 yang digelar di Aula Bale Sada Arih, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat, Selasa (31/03/2026).

Dalam sambutannya, Wahyu menekankan bahwa hubungan antara Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat tidak dapat dipisahkan dari sejarah panjang keduanya. Ia mengingatkan bahwa Pakpak Bharat merupakan hasil pemekaran dari Dairi pada 28 Juli 2003, sehingga keduanya memiliki kedekatan sosial, budaya, dan ekonomi yang kuat sebagai modal utama dalam membangun kerja sama ke depan.

Ia juga menyoroti besarnya potensi kedua daerah sebagai kawasan strategis yang mampu menjadi swasembada pangan, energi, dan air. Menurutnya, potensi ini harus dikelola secara terintegrasi agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di kedua wilayah.

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan pentingnya sinergi dalam pengembangan kawasan KARDAPAK (Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat) sebagaimana tercantum dalam RPJMD Provinsi Sumatera Utara. Kawasan ini diarahkan menjadi pusat pengembangan pariwisata yang berdaya saing, khususnya dalam mendukung kawasan barat daya Danau Toba.

Selain sektor pariwisata, ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian serta industri berbasis UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah. Ia optimistis, melalui kolaborasi lintas wilayah yang kuat dan berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

Musrenbang RKPD ini menjadi momentum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan program pembangunan, memperkuat kerja sama antarwilayah, serta merumuskan arah kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Dalam kegiatan tersebut, Wahyu turut didampingi oleh Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Anggara Sinurat, serta Staf Ahli bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pelayanan Umum Ruspal Simarmata.

Reporter : Uba

Editor : Dams

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *