DAIRI – Kelompok tani lebah madu di Desa Parbuluan IV Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara kembali menerima bantuan dari PT Toba Pulp Lestari. Tbk.
Bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD), terdiri dari 17 set seragam safety, 17 pasang sarung tangan, 1 pack botol kemasan 100 ml, 1 pack botol kemasan 250 ml dan 5 pcs smoker (Alat Pengasapan).
Penyerahan dilakukan Rabu 25 Agustus 2021 kemarin, diserahkan langsung kepada masyarakat disaksikan Kepala Desa Parbuluan IV serta Kelompok Pegiat Lebah Madu Tanggoli.
Tujuannya bisa meningkatkan sumber daya ekonomi masyarakat.
“Semoga dengan bantuan diberikannya bantuan ini, dapat meningkatkan pendapatan dari petani. Sehingga para petani juga mengaplikasikan cara budidaya lebah madu, terlebih sumber daya alam dan pasar lebah madu yang masih cukup banyak untuk dimanfaatkan,” kata Community Development (CD) Officer TPL Sektor Tele, Thasya Sirait, melalui Takkas Tambunan humas TPL Sektor Tele. Kamis, (26/8/2021).

Harapannya para petani madu tetap giat dan semangat untuk mengembangkan usaha lebah madu.
Maret 2021 lalu, Kelompok Lebah Madu Tanggoli di Parbuluan IV ini sudah pernah mendapat pelatihan budidaya lebah madu yang di gelar oleh tim CD PT. TPL.
Berbagai dukungan ini dilakukan dengan harapan produksi madu para petani kian meningkat menumbuhkan keuangan keluarga.
Dukungan PT. TPL ini diapresiasi Kepala Desa Parbuluan IV, Arnot Sagala.
Diakui panen lebah madu masih minim sehingga dukungan APD sangat membantu kelompok tani lebah madu.
“Selama ini proses panen lebah madu masih minim, karena APD dan peralatan yang kurang memadai. Setelah ada dukungan ini, semoga dapat meningkatkan pekerjaan dan para petani akan lebih berani mencari indukan dari hutan liar untuk dimasukkan ke dalam Stup,” kata Arnot Sagala.
Mahadin Sigalingging, Anggota Kelompok Petani Lebah Madu Tanggoli merasa terbantu karena bertani lebah madu bisa menjadi penopang ekonomi keluarga di samping bertani sayuran, khususnya di masa pandemi covid-19.
“Memang sangat kewalahan memindahkan lebah ke dalam Stup, karena tidak memiliki APD yang lengkap,” ujar Mahadin.
Ia dan rekan sekelompoknya berharap PT Toba Pulp Lestari semakin meningkatkan dukungan kepada kelompok.
“Seperti pengenalan ratu dan jenis bunganya serta dapat dibantu untuk pamasarannya, karena masih banyak yang menjual secara eceran,” sebut Mahadin lagi. (ts-3).






