DAIRI – Jalan Desa Onan Lama di Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara rusak.
Badan jalan sepanjang 180 Meter amblas kedalam jurang.
Akibatnya jalur ini hanya bisa di lalui kendaraan roda dua, padahal jalur ini adalah Akses utama keluar masuk warga Desa Perik Mbue dan Desa Tanjung Saluksuk.
“Sabtu kemarin ini longsor, sebelumnya udah longsor juga tapi gak parah kek gini,” Kata Kepala Desa Perik Mbue, Harmoko Banjarnahor (17/8/2021)
Penyebabnya di katakan setelah di guyur hujan deras.
Kondisinya saat ini meprihatinkan, lebih setengah badan jalan amblas ke jurang.
Jika di biarkan lama, akses ini bisa putus kerena kiri dan kanan badan jalan, jurang.
” Ini jalur utama, anak-anak Desa Perik Mbue dan Desa Tanjung Saluksuk ke sekolah dekat dari sini, ke SMA Negeri 3 Pegagan Hilir dan SMP -SMA Swasta Lingga. Apalagi inikan musim durian harusnya mobil durian bisa lewat sini karena jalannya bagus,” sebut Harmoko.
Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga.
Dikatakan ada jalur lain menuju desa Saluksuk dan Perik Mbue, melalui jalur Desa Simartugan, Menuju Tiga Baru, namun akses jalan ini dirasa belum lancar karena kondisi masih rusak.
“Sudah koordinasi ke BPBD, PUPR Dairi, udah di tinjau dan di buat estimasi akan segera di perbaiki, jalan akan di turunkan sedalam 3 meter,” pungkas Harmoko.
Ada sekitar 240 Kepala Keluarga di dua desa itu yang menggunakan akses jalan ini.
“Selain ini ada 2 lokasi lain yang amblas tapi belum parah,” Sebut Kades.
Warga berharap penanganan badan jalan amblas ini segera di tangani. (ts-3)






