DAIRI-Kehadiran perusahaan tambang di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menuai pro dan kontra.
Sikap ini harus ditanggapi baik khususnya warga Kabupaten Dairi.
Ketua umum APM-SU, Arifatullah Manik mengatakan sebagai putra daerah dia berpendapat kehadiran tambang di Kabupaten Dairi jangan menjadi ajang perpecahan.
Mahasiswa salah satu universitas di Medan itu berharap kegiatan tambang menjadi jalan untuk kemajuan daerah.
“Kehadiran tambang menjadi jalan untuk kemajuan daerah dari segi pendapatan penduduk serta kesejahteraan masyarakat sekitar tambang,” kata Arif, Minggu (8/8/2021) kemarin.
Sikap pro dan kontra inilah yang mendasari organisasi yang dipegangnya menginisiasi untuk berdialog,
Sabtu 07 Agustus 2021 lalu.
“Ini kita gelar Webinar dengan tema ” Dampak Pertambangan Terhadap Lingkungan Serta Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Dairi ” ujar Arif.
Alfriansyah ujung selaku pembina APM-SU berpendapat kehadiran perusahaan tambang harus berdampak positif kepada masyarakat dan Negara.
“Jikalau perusahaan tambang hadir makin membuat sengsara rakyat, saya rasa lebih baik tidak beroperasi,” kata Alfriansyah Ujung.
Ketua KNPI dan Anggota DPRD Dairi ini berkomitmen akan melakukan pengawasan.
Webinerdi gelar via aplikasi zoom Meeting dipandu moderator Mohammad Ridho Pardosi.
Dari rilis diterima tigasisi.id. webinar berlangsung sukses.
Pada acara itu, Achmad Zulkarnain yang mewakili PT. DPM mejelaskan bahwa pertambangan adalah sebagian seluruh tahapan kegiatan dalam rangka pengelolaan dan penguasaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, ekplorasi, studi kelayakan, kontruksi, pertambangan yang tertaut dalam UU no 3 tahun 2020.
Zulkarnain menjelaskan dampak pertambangan yang bakal di kerjakan PT DPM, yakni PT. DPM sudah memberikan dampak yang cukup baik, dalam segi pendapatan, masyarakat kecamatan Parongil sudah lebih berkembang, selain itu dalam segi sumber daya manusia, PT DPM juga memberikan kesempatan peluang pekerjaan terhadap masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.
“PT DPM sudah beberapa kali memberikan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa Dairi yang berasal dari area lokasi tambang.
Beberapa mahasiswa Dairi yang berasal dari area lokasi tambang dikuliahkan PT DPM ke luar negeri, yaitu negara China, disini membuktikan bahwasanya hadir nya PT DPM memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat Kabupaten Dairi,” katanya.
Sementara itu, Ridwan Jamaluddin Dirjen Minerba ESDM yang diwakilkan oleh ibu Lana syariah memaparkan beberapa poin penting dalam pertambangan yang pertama tentang regulasi pertambangan, aturan tersebut tertulis dalam no 32 tahun 2009, perlindungan dan ” pengelolaan lingkungan hidup ” yang artinya setiap pengelolaan usaha pertambangan harus memiliki izin AMDAL ( Analisis Masalah Dampak Lingkungan ).
“Pengelolaan lingkungan hidup pertambangan dilaksanakan sesuai komitmen dalam dokumen lingkungan yang melibatkan para pemangku kepentingan, Kegiatan pertambangan berdampak terhadap peningkatan perekonomian harus diimbangi dengan perlindungan lingkungan hidup pertambangan untuk menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan dan sosial pada wilayah kegiatan pertambangan,” ujarnya.
Di pihak lain, Ilham Nurfajar, Direktur Format Indonesia menjelaskan beberapa point penting bagi kesejahteraan masyarakat dalam pertambangan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat diantaranya, masyarakat lokal harus menjadi prioritas penyerapan tenaga kerja, Pemerintah harus memastikan seluruh Tenaga Kerja Asing yang bekerja adalah berkompeten dan tidak cacat administrasi.
Selain itu Ia menjelaskan perusahaan pertambangan wajib melakukan pemetaan kondisi sosial-ekonomi masyarakat untuk mengetahui dampak yang dihasilkan atas kehadiran perusahaan.
“Perusahaan wajib melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan keberlanjutan, menuntut perusahaan menjelaskan secara terbuka dan jelas atas rencana kegiatan yang akan dilakukan, dan Teknis pertambangan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan kerja, serta pengelolaan lingkungan yang bertanggungjawab,” ungkapnya.
Diakhir Webinar, Salah satu peserta menyampaikan pesan harapan, agar kiranya PT DPM dapat memberikan dampak kehidupan yang lebih baik, layak untuk masyarakat Kabupaten Dairi, dan semoga dengan kehadiran PT. DPM membuat nama Dairi lebih dikenal nasional, maupun dunia.
Kegiatan Acara Webinar nasional APM-SU tersebut disambut positif oleh peserta, tamu, dan undangan seperti Perwakilan Dandim 0206 Dairi,Perwakilan Dandim 0206 Dairi, Perwakilan Kapolres Dairi, Tokoh masyarakat dan politikus PDIP Passiona Sihombing, Delphi Masdiana Ujung, Eks Ketua DPRD Dairi, Ilham Fadli, Ketua PB HMI 2021-2023, Kesdim Minerba, mangaranap manik, Sekjend MPC Pemuda Pancasila Dairi, tokoh masyarakat, Sugianto Hasugian, Karyawan dan Staf PT.DPM, mahasiswa tambang Indonesia, Perhimpunan Mahasiswa Pakpak, mahasiswa Dairi, Kelompok Cipayung Plus, Serta Beberapa OKP Yang ada di Dairi.(ts-3)






