Yuk Bergabung, Tim Pemakaman Pasien Covid-19 Dairi Katanya Masih Butuh Relawan

DAIRI – Menjadi tim pemakaman pasien Covid-19 bukanlah hal yang mudah, banyak tantangan dan rintangan.

Mulai dari larangan keluarga karena kekhawatiran terpapar dan membawa virus ke rumah, dimaki keluarga korban yang tidak terima karena keluarganya dikatakan terpapar covid-19, dijauhi rekan kerja dan teman, melawan dingin saat pemakaman harus dilakukan malam hari dengan kondisi medan berat dan jarak tempuh jauh, di guyur hujan saat pemakaman, bahkan pernah tertimpa peti jenazah saat mengangkat menuju liang lahat.

Ketua Tim Pemakaman Pasien Covid-19 Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Amudi P Situmeang mengaku jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia kian bertambah.

Tim pemakaman dikatakan membutuhkan sejumlah orang yang mendedikasikan diri.

“Tak banyak seperti Aipda Johannes Simbolon. Kami sebagai tim sangat terbantu,” bilang Amudi Situmeang, ketua tim Pemakaman Pasien Covid-19 Dairi, Senin, (12/7/2021).

Saat ini tim pemakaman pasien Covid-19 berjumlah 10 Orang.

Jumlah ini sebenarnya dikatakan cukup untuk melakukan pemakaman sampai keliang kubur.

“Kalau dari jumlah personil sudah cukup sih kalau hanya untuk melakukan pemakaman sudah cukup, cuma untuk cadangan apabila diantara kami ada yang sakit atau kek mana, gak ada lagi menggantikan. Inikan harus terbiasa, setiap orang di dalam tim di dituntut untuk bisa menjaga diri agar tidak ikut terpapar virus,” ujar Amudi.

Melalui publikasi tigasisi.id, Amudi berharap nantinya ada masyarakat Dairi yang bisa bergabung menjadi relawan seperti Aipda Johannes Sombolon.

“Relawan yang tanpa pamrih,” Sebut Amudi.

“Harapan kita ada yang mau menjadi relawan, hanya sebagai cadangan,” pungkasnya lagi. (ts-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *