Tingkatkan PAD, Bobby Terapkan Sistem Digitalisasi

SUMUT – Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Wali Kota Medan Bobby Nasution memiliki langkah dan strategi, diantaranya adalah penerapan sistem Digitalisasi.

Sistem tersebut, selain meningkatkan juga mencegah kebocoran PAD.

Memperkecil dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi juga menjadi salah satu tujuannya.

“Yang sudah diterapkan di kota Medan salah satunya adalah pembayaran parkir kendaraan bermotor. Meskipun baru beberapa ruas jalan saja yang menerapkan digitalisasi tetapi hasilnya sudah memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan PAD Kota Medan,” kata Bobby.

Bobby menambahkan, sistem digitalisasi juga diterapkan pada pengadaan barang dan jasa melalui e- Katalog. Artinya Nantinya penyedia barang dan jasa atau kontraktor tidak perlu lagi bertatap muka dengan Pimpinan OPD.

“Untuk meningkatkan dan mengoptimalkan PAD, kita juga memakai sistem monitoring online pajak daerah melalui alat perekam data transaksi (tapping box) yang dipasang pada mesin kasir di seluruh tempat usaha wajib pajak. Selain itu secara berkala juga kita memeriksa wajib pajak menguji kepatuhan di pelaporan SPTPD (surat pemberitahuan terutang pajak daerah) dengan melaporkan hasil penjualan,” Tambah Boby.

Selanjutnya langkah lain Bobby untuk mendongkrak PAD adalah dengan mempermudah dan mempersingkat waktu pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Untuk mempercepat waktu pengurusan IMB, Pemko Medan membuat kebijakan. Jika Selama ini, pengurusan IMB harus mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan, kini cukup di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pengurusan IMB dapat dilakukan. Selain itu Pemko Medan juga melakukan perbaikan sistem reformasi dan birokrasi ,” Ungkap Bobby.

Bobby Nasution menambahkan langkah dan strategi yang dilakukan dalam meningkatkan PAD Kota Medan ini bertujuan untuk dapat melaksanakan Pembangunan Kota terutama merealisasikan 5 program prioritas Pemko Medan.

Langkah dan strategi Bobby Nasution dalam meningkatkan PAD mendapat apresiasi dari Dr (C) Amran Manurung, SE, M.Si, Ak, Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Nommensen Medan.

Dirinya menilai ditengah Pandemi Covid-19 ini sistem digitalisasi sangat perlu dilakukan karena dapat mengurangi penyebaran Virus Covid-19.

Amran menambahkan, untuk lebih mengefektifkan sistem digitalisasi ini dan mendongkrak PAD, sebaiknya dilakukan kajian dan evaluasi. Sehingga upaya untuk meningkatkan PAD dapat terealisasi.

“Selain sistem digitalisasi upaya yang dilakukan Pemko Medan dalam menaikkan PAD dengan mengefisienkan pengurusan IMB dari 21 hari menjadi 14 hari ini sangat bagus,” ucapnya.(ts-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *