Sosial  

12781 KK Akan Menerima Bantuan Sosial Dampak Covid-19 di Dairi – tigasisi

DAIRI –  Pandemi virus Corona membuat ekonomi Indonesia menjadi terganggu. Akibatnya banyak masyarakat yang terganggu melakukan aktifitas akibat pemberlakuan untuk tetap berada dirumah oleh pemerintah.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah melalui kementerian sosial akan memberikan bantuan sosial tunai sebesar Rp.600.000 / KK kepada masyarakat selama 3 bulan kedepan yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Drs.Leonardus Sihotang selaku sekda kabupaten Dairi mengatakan masalah bansos tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan dengan pemprovsu.

“Masalah bansos ini masih harus dibahas, serta dicari formula yang tepat. Termasuk soal membagi tangung jawab” kata Leonardus.

Ditambahkan Leo data penerima bansos berdasarkan data yang diperoleh sebanyak 12.781 kepala keluarga (kk) dengan rincian, kecamatan Berampu 301 kk, Gubung Sitember 348kk, Lae Parira 802, Parbuluan 750 kk,Pegagan hilir 1.108, Sidikalang 1423 kk, Siempat Nempu 1.035kk, Siempat Nempu Hilir 782kk,Siempat Nempu Hulu 959 kk,Silahisabubgan 271, Silima pungga-pungga 819,Sitinjo 376,Sumbul 1.456,Tanah Pinem 1.217, dan Tigalingga 1.131.

Namun kata Leonardus masalah yang mungkin timbul bila pentaluran dilaksanakan akan terjadi kerumunan warga pada saat pembuatan akun bank karena akan dilaksanakan pada satu titik.

“Apabila penyaluran melalui bank akan ada kendala pembatasan waktu pelayanan di bank penyalur atau lembaga akses keuangan daerah”,ucapnya.

Untuk mengantisipasinya Sekda meyampaikan kepada Sekda provsu agar penyaluran bansos dilakukan melalui lembaga akses keuangan daerah seperti bank dan kantor pos.

“Untuk menghindari kerumunan massa dalam hal penyaluran bansos, kami usulkan untuk dibuatkan pengaturan jadwal, dan disesuaikan dengan jumlah keluarga penerima bansos, sesuai protokol kesehatan”, terangnya.

Perlu diketahui tambah Leonardus, masyarakat penerima bantuan ini adalah masyarakat kurang mampu. Sedangkan untuk teknisnya masuh dalam pembahasan tutup Leonardus. (AMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *