Tokoh Masyarakat Agustiar Saragih, Mengajak Merajut Karya Baru di Momen Tahun Baru

Agustiar Saragih, ketua pengurus PBVSI Kabupaten Simalungun dan Dewan pembina Macab LMP kota Pematangsiantar. (ist)

tigasisinews.id, SIANTAR – Tokoh dan Pemerhati Masyarakat Siantar Simalungun, Agustiar Saragih mengajak merajut karya baru yang bermakna sebagai tema warna momen mengawali Tahun Baru 2026.

Hal itu dicetuskan Agustiar Saragih, disela-sela mempersiapkan motivasi, sebagai Ketua Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia (PBVSI) Simalungun, dan juga sebagai Ketua Dewan Pembina Laskar Merah Putih (LMP) Pematangsiantar, di ruangan kerjanya, pada Senin, 05 Januari 2026.

“Kita coba memberikan warna baru sebagai agenda tahun, agar dapat menjadi pemahaman dan fokus bersama untuk mencapai tujuan, bertema Merajut Karya Baru,” kata Agustiar Saragih.

Merajut Karya Baru, lanjut Agustiar, merupakan pemaknaan sederhana dalam pencapaian yang luas maknanya. Dimana masing-masing harus dapat berkarya (inovasi) yang dirajut, menjadi impian dan pengharapan untuk kehidupan yang masa akan datang.

“Pondasi, salah satu faktor penentu untuk pencapaian dari sesuatu di masa yang akan datang. Baiknya dimulai (rajut) saat ini, dari karya-karya (inovasi) baru untuk hal yang lebih baik lagi,” tutur Agustiar memaparkan.

Kenapa harus dirajut ?, masih jelas Ketua Dewan Pembina LMP Siantar itu. Agar menjadi target karya luar biasa, dan sebaliknya akan menjadi karya yang berdiri secara individu masing-masing, yang mungkin lebih potensi menghadapi problema, sulit untuk bersolusi, jika tidak dirajut.

“Merajut itu kan, memaknai adanya dorongan berbuat mempersatukan (karya-karya). Jadi lebih dapat mengakomodir pencapaian luas dengan penerapan yang lebih meluas,” tutup Agustiar Saragih mengakhiri.

Kemudian agenda tema Merajut Karya Baru pada momen tahun baru ini oleh Agustiar Saragih diharapkan dapat menjadi motor di lingkup Pengurus Kabupaten PBVSI Simalungun, terlebih Laskar Merah Putih Pematangsiantar yang memang bergerak pada pemberdayaan masyarakat.

Reporter : Hegi
Editor : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *