Target Tingkatkan PAD Dari MBLB, Bupati Undang Pengusaha Tambang Diskusi

Tigasisinews.id, DAIRI – Pemerintah Kabupaten Dairi, melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) mengundang para pengusaha tambang yang tergabung dalam pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) Kabupaten Dairi untuk menyamakan pandangan dalam rangka mendorong optimalisasi penerimaan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Kabupaten Dairi, Jumat 11 April 2025 di Ruang Rapat Bupati.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga. Dalam pertemuan, bupati menerima beragam masukan dari para pengusaha tambang terutama tentang persoalan yang selama ini terjadi dilapangan yang menyebabkan penerimaan pendapatan dari sektor ini belum maksimal.

Ketua Asosiasi Pengusaha MBLB dan Pengusaha Pengangkut Batu, Jogi Tambunan menyampaikan potensi tambang batu di Kabupaten Dairi sangat melimpah hingga hasilnya banyak yang dikirim keluar daerah.

“Hasil tambang batu banyak yang kita kirim ke Pakpak Bharat, Samosir juga Medan. Namun kita juga menemukan masalah, yakni soal harga dan stok yang melimpah tadi. Selama ini harganya Rp. 250/kg pengiriman ke Medan. Namun pengusaha di Medan tidak mau membeli dengan harga yang sama karena stok batu yang terkirim ke Medan sudah menumpuk. Dengan kondisi ini, harga bisa turun sampai Rp. 150/kg,” katanya.

Secara terbuka Jogi juga mengatakan bahwa kondisi di lapangan dalam kenyataannya memang relatif berbeda dengan apa yang tertera di atas kertas. Persoalannya, tambah Jogi adalah masih adanya ketidakseragaman antara perizinan dan usaha penambangan yang sudah terjadi sebelumnya dan itu harus diselesaikan bersama-sama.

Menanggapi hal ini, Bupati Vickner Sinaga mengajak para pengusaha untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini. Pemerintah daerah kata bupati akan mencari upaya bagaimana menyelesaikan berbagai kendala dilapangan.

“Dengan target penerimaan pajak di Tahun 2025 sebesar Rp. 36.017.694.604 tentu kita bisa capai. Namun kita harus bersepakat dulu bahwa kita akan memperbaikinya secara bersama-sama. Kita bicara gagasan, dan saya siap jadi pelindung. Kalau bicara soal teknisnya, silakan diskusi bersama dinas terkait, tapi yang pasti saya siap support membantu pengusaha menyelesaikan kendala yang ada, asalkan para pengusaha pun harus solid dan memiliki komitmnen kuat mengatasi persoalan yang ada,” katanya.

Hadir juga dalam kegiatan ini, AsistenPemerintahan, Jonny Hutasoit, Kaban Bapenda, Fatimah Boang Manalu, Kadis PUTR, Masaraya Berutu, Kadis Perindagkop, Iwan Taruna Berutu, Kadis Penanaman modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Budianta Pinem, Kadis LH, Saut Sinaga, Kadisparbudpora, Rahmat Syah Munthe serta para pengusaha.

 

Reporter : Uba

Editor : Iwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *