PAKPAK BHARAT – Ringgas Berutu yang lajim di sebut warga dengan panggilan pak dunia, salah satu sesepuh tokoh masyarakat dan juga tokoh adat suku Pakpak yang sangat berpengaruh di tengah tengah masyarakat kabupaten Pakpak Bharat Sumut.
Tokoh masyarakat Ringgas Berutu mengingatkan seluruh lapisan masyarakat Pakpak Bharat bahwa, pemilihan kepala daerah calon bupati dan wakil bupati Pakpak Bharat bukanlah kontestasi pemilihan Marga-marga.
Akan tetapi pemilukada tersebut adalah merupakan pesta demokrasi seluruh suku, marga-marga masyarakat yang bernaung dalam Bhineka Tunggal Ika yang ada di seluruh penjuru kabupaten Pakpak Bharat, untuk menentukan calon pemimpin Bupati dan wakil Bupati periode 2021-2025 yang akan kita selenggarakan secara bersama pada tgl 9 desember mendatang.
Bagi masyarakat kabupaten Pakpak Bharat yang terdiri dari bebeerapa suku dan marga yang mempunyai hak pilihnya, berhak penuh untuk menentukan siapa kandidat yang ingin di kehendakinya pada pesta demokrasi tgl 9 desember nantinya,”Ujar tokoh masyarakat juga tokoh adat bapak Ringgas Berutu di hadapan masyarakat desa Perjaga kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Jum’at tgl (23/10-2020) saat agenda acara kampanye paslon FBT-MO.
Menanggapi adanya isu sentimen yang beredar di tengah masyarakat, yang menghendaki melalui dugaan berbagai doktrin dari kubu sebelah bahwasanya sistim pemilukada di Pakpak Bharat identik dengan pemilihan Marga.
“Saya sangat yakin kepada seluruh lapisan masyarakat Pakpak Bharat bahwasanya tidak semudah dan segampang itu masyarakat termakan oleh isu negatif melalui modus doktrin bujuk rayu yang tidak menunjukkan sistim demokrasi yang sehat dengan menjelekkan kandidat yang lainnya.
Hal ini perlu saya tekankan bahwa pilkada Pakpak Bharat bukanlah ajang pemilihan Marga-marga,”pungkasnya dengan tegas seraya mengajak seluruh warga khususnya masyarakat desa Perjaga untuk menyatukan dan menyamakan persepsi.
Gunamenghantarkan kandidat Franc Benhard Tumanggor dengan Mutsyuhito Solin menjadi bupati dan wakil bupati Pakpak Bharat periode 2021-2025 tepatnya di tgl 9 desember mendatang.
Himbauan serta ajakan tokoh masyarakat Ringgas Berutu dalam acara itu langsung di sahuti oleh masyatakat desa Perjaga dengan yel…yel..FBT-MO bersatu,berjuang, menang dan Njuahnjuah..!!!
Acara kampanye FBT-MO tersebut berlangsung aman dan tertib, di awasi oleh dari sejumlah team independen lainya.
Sebelumnya acara kampanye dimaksud di awali dengan menyanyikan lagu wajib nasional “indonesia raya”, Do’a dan penyampaian kampanye politik oleh tim kampanye dari partai pengusung kualisi bersatu serta penyampaian implementasi Visi dan Misi oleh pasangan kandidat FBT-MO.(HM)






