Puluhan Mahasiswa Berunjuk Rasa ke Gedung DPRD Dairi Tolak UU Cipta Kerja

DAIRI – Puluhan mahasiswa dari Sekumpulan organisasi mahasiswa Dairi seperti PD KAMMI Dairi, Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) serta organisasi mahasiswa lainnya melakukan unjuk rasa tindak lanjut pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) menjadi Undang-undang yang berbuntut demonstrasi di beberapa daerah di Indonesia.

Aksi demonstrasi tersebut berjalan aman dan kondusif usai Anggota DPRD Dairi dari fraksi Nasdem, Nasib Marudur Sihombing menerima dan berdialog dengan 5 (Lima) koordinator aksi.

Dalam orasinya mahasiswa menuntut beberapa hal terkait undang-undang cipta kerja yang menuai aksi demonstrasi di beberapa wilayah Indonesia diantaranya:

1.Menolak UU cipta kerja yang tidak pro rakyat, dimana PMII sangat dekat dengan rakyat.

2.Menuntut agar presiden tidak mendatangani RUU cipta kerja menjadi UU meski secara otomatis bila tidak ditandatangani presiden tetap akan menjadi UU, tetapi biarlah UU cipta kerja menjadi UU yang tidak ditandatangani Presiden.

3.Meminta pada DPRD Dairi menjadi perpanjangan tangan bagi DPRD Provinsi untuk menyampaikan pembatalan RUU cipta kerja karena tidak pro rakyat

4.Meminta kepada Bupati Dairi untuk menyampaikan kepada kepada Gubernur Sumatera utara sebagai perpanjangan tangan untuk menyampaikan kepada presiden Joko Widodo agar tidak menadatangani RUU cipta kerja.
5.Meminta kepada Bupati Dairi untuk menyampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara
Untuk menjadi perpanjangan tangan agar menyampailan kepada Presiden Joko Widodo menerbitkan PERPPU untuk memcabut RUU Omnibus Law.

6. Menuntut diadakannya Judicial Review Mahkamah Konstitusi terhadap putusan DPR-RI terkait putusan RUU cipta kerja menjadi UU cipta kerja.

Nasib Marudur Sihombing anggota DPRD Dairi fraksi Nasdem yang ditemui usai berdialog dengan perwakilan Mahasiswa menyambuta positif aksi tersebut.

“Inikan rumah rakyat, saya kira hal yang wajar bila masyarakat menyampaikan aspirasinya juga ke rumah rakyat”, katanya.

Namun, dijelaskan karena kebetulan ketua DPRD sedang tidak berada di tempat, Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Dairisebagai perwakilan Pemerintah kabupaten Dairi yang menemui para Mahasiswa.

” Kami Menyambut baik aksi ini hanya saja, Ketua DPRD tidak berada di tempat, jadi ke Enam poin tuntutan akan disampaikan hari Senin mendatang” , ucapnya.

“Kami menerima tuntutan saudara. Hari Senin, pimpinan sudah ada di Sidikalang, dan aspirasi akan saya sampaikan. Saya berjanji akan saya sampaikan hari Senin”, kata Nasib Menegaskan

“Alangkah baiknya juga aspirasi saudar juga kita sampqikan pada pemerintah kabupaten. Dapat meneruskan kepada pemerintah diatasnya” pungkas Nasib.

Sementara itu, Sekda Leonardus Sihotang juga menyampaikan kesediaannya sebagai perwakilan pemerintah untuk ikut mendengar dan menyampaikan aspirasi mahasiswa hari Senin. Pukul 09.00 WIB.

Aksi unjuk rasa ini berjalan dengan aman dan lancar dan mendapat pengawalan dan pengamanan dari aparat kepolisian. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *