Polres Dairi Diminta Usut Tuntas Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan Pengusaha Atas Kematian Wanita Muda Akibat Overdosis di THM

LS (25), alias Momo, korban overdosis Narkoba di Starlight Cafe Sidikalang pada 4 Agustus 2025 lalu. (red)

tigasisinews.id, DAIRI – Peristiwa tewasnya seorang wanita muda di THM (Tempat Hiburan Malam) pada beberapa pekan lalu telah menjadi polemik di tengah masyarakat Dairi.

Peristiwa itu dinilai sangat mencederai masyarakat Dairi karena kematian wanita muda itu diduga melibatkan oknum Kepala Desa dan juga Pengusaha di Kabupaten Dairi.

Kepala Desa yang seharusnya bertindak sebagai pengayom malah diduga terlibat dengan hal-hal buruk, termasuk dalam penggunaan Narkoba.

Apalagi kabar yang beredar di lapangan, dan dari sumber yang dapat dipercaya menyebutkan bahwa tak hanya melibatkan seorang Kepala Desa, namun juga beberapa oknum Kepala Desa lainnya.

Situasi Kantor Kepala Desa yang diduga terlibat saat didatangi awak media, Selasa 19 Agustus 2025. (red)

­Sang oknum Kepala Desa saat akan dikonfirmasi mengenai hal tersebut, tidak berada di Kantor Desa.

“Baru aja pulang ito. Kami pun dah mau pulang juga nya ini,” ucap salah seorang perangkat desa yang berada di kantor, Selasa (19/8/2025).

LS (25), wanita muda asal Medan, tewas setelah berpesta dengan oknum Kepala Desa dan seorang pengusaha di THM Starlight Cafe, di Jalan Ringroad – Sidikalang pada tanggal 4 Agustus 2025 lalu.

Kematian LS diduga akibat overdosis konsumsi Narkoba, yang diduga dicekoki oleh oknum Kepala Desa berinisial JS dan temannya pengusaha bermarga S.

Salah seorang masyarakat yang ditemui, menanggapi kasus ini mengatakan prihatin atas kejadian itu, dan mempertanyakan kejelasan kasus tersebut.

“Kalau lah benar dugaan wanita itu tewas karena dicekoki Narkoba oleh oknum Kepala Desa, itu termasuk pembunuhan ga?” ucap seorang warga yang ditemui, Rabu (20/8/2025).

Dirinya juga meminta kepada Polres Dairi untuk serius mengusut tuntas kasus kematian wanita muda itu.

“Selaku masyarakat, saya minta juga Polres Dairi untuk mengusut tuntas kasus ini. Usut siapa saja yang terlibat,” ungkap laki-laki berperawakan sedang itu.

Terkait tindak lanjut peristiwa tewasnya LS (25) di THM, Polres Dairi sepertinya enggan berkomentar.

Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, maupun Kasat Narkoba, AKP Bram Candra hingga sampai berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban atas konfirmasi awak media terkait tindak lanjut persoalan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dapat dipercaya dari seorang narasumber, oknum Kepala Desa berinisial JS dan temannya pengusaha bermarga S lah yang membawa korban LS ke RSUD Sidikalang pada hari kejadian.

Ia juga menilai Polres Dairi tidak serius dalam mengusut kasus ini, dan juga tidak serius dalam pemberantasan Narkoba di Kabupaten Dairi.

“Saya menduga bahwa pemberantasan Narkoba ini tebang pilih. Faktanya apa? Razia cafe-cafe, tapi ada kejadian overdosis. Kan ga lucu?” lanjutnya.

Ia mempertanyakan keseriusan Polres Dairi dalam memberantas Narkoba.

“Kemarin kan razia di cafe-cafe. Hasilnya negatif. Tapi koq ada cafe, orang overdosis? Ga masuk akal,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Dairi, Simon Tonny Malau saat dimintai tanggapan atas dugaan keterlibatan oknum Kepala Desa mengatakan akan menindaklanjuti hal tersebut.

“Saya sangat menyayangkan kejadian ini, apalagi adanya dugaan keterlibatan Kepala Desa. Dan terimakasih atas pemberitaan ini, kami akan sampaikan ke pimpinan untuk meminta petunjuk dan arahan,” kata Kepala Dinas PMD kepada tigasisi.id, Selasa (19/8/2025).

Hingga saat ini, kejelasan dan keseriusan Polres Dairi dalam pengusutan kasus kematian wanita muda itu masih menjadi misteri.

Reporter : Tim
Editor : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *