tigasisinews.id, SIANTAR – DPD IPK kota Pematangsiantar yang dipimpin ketua Rony Jou Raja Simbolon bersama anggota melaksanakan penanaman bibit pohon di sepanjang bantaran tepi Danau Toba, tepatnya di wilayah Sipolha, Kabupaten Simalungun, pada Sabtu (24/1/2026), pagi hari.
Kegiatan itu diharapkan demi menjaga bumi ke masa depan. Mulai dari penghijauan, pemeliharaan dan peningkatan fungsi hutan harus dilakukan sejak sekarang.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPD IPK Siantar, Rocky Marbun, kilas balik mengingat bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera, terkhusus di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Peristiwa itu sebagai cambukan bagi rakyat, agar tetap menjaga dan melestarikan hutan.
“Mulai dari hal kecil untuk kelestarian hutan kita. Ada sekitar 500 bibit pohon yang di tanam, mulai dari bibit pohon rambutan, durian, mangga dan lain sebagainya. Kegiatan ini sebagai bentuk meja bumi di masa depan,” jelas Rocky kepada media saat ditemui diwarung kopi di Siantar, pada Senin (26/1/2026).
Lebih lajut, ia mengungkapkan kondisi lingkungan hutan di bantaran danau toba saat ini sedang perlu diperhatikan. Sebabnya Rocky mengharapkan hal kecil yang dilakukan IPK dapat bermanfaat bagi kelestarian hutan kedepannya.
” Gunung disitu memang sudah gundul jugakan. Uda ngeri kali memang kondisi disitu. Maka itu, bibit pohon yang sudah kita tanam dapat mengembalikan kelestarian hutan dan kesadaran masyarakat akan hutan,” ucap tokoh masyarakat Kota Siantar itu dengan tegas.
Kegiatan penanaman pohon tersebut diikuti pengurus DPD IPK Siantar, mulai dari ketua, sekertaris dan bendahara, seluruh struktur organisasi hingga anggota.
Selain kegiatan penanaman pohon, acara malam keakraban sekaligus acara ramah taman atau acara tahun baru 2026 digelar juga guna menjaga silahturahmi dan solidaritas antar kader DPD IPK Siantar.
“Siap nanam pohon disekitaran hutan sipolha itu, kemudian kami lanjut camping di daerah pinggiran danau toba. Sekaligus acara malam keakraban dan martahun baruan lah sekalian sama seluruh anggota,” pungkasnya.
Reporter : Hegi
Editor : Red







