Maspigass Bangun Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kopi di Desa Dolok Tolong

DAIRI – Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Arabika Sidikalang Sumatera (Maspigass) membangun pusat pendidikan dan pelatihan kelompok ‘Ramos Coffee’ yang diresmikan oleh ketua TP PKK Dairi Ny. Romy Simarmata, sekaligus menutup penyelenggaraan Festival Kebun Kopi (Octo Farm Festival) di Desa dolok tolong kecamatan Sumbul, kabupaten Dairi, Selasa ( 27/10/2020).

Peresmian pusat pendidikan dan pelatihan kopi ini diawali dengan kebaktian singkat yang dipimpin oleh pdt. SMD Simamora STh.

Ketua Maspigass melalui sekretaris Maspigass Iswandi Togatorop menjelaskan kegiatan festival kopi ini diikuti 29 peserta ini sudah dimulai sejak 16 hingga 27 Oktober bertujuan untuk menaikkan kembali harkat dan martabat kopi Sidikalang.

Iswandi menyebut pembentukan kelompok tani khususnya petani kopi ini adalah untuk mengangkat harkat dan martabat para petani kopi melalui kemandirian dan kegotong royongan.

Disebutkan juga, selama ini Maspigass mendampingi 29 kelompok tani yang tersebar di 4 kecamatan di Kabupaten Dairi dimana 13 kelompok diantaranya merupakan kelompok tani yang anggotanya afalah kaum perempuan (womens coffee farmer), 1 kelompok terdiri dari pasangan suami istri (family farm) dan sisanya adalah kelo.pok tani kaum pria termasuk didalamnya kelompok tani Ramos Coffee.

“Kelompok tani Ramos Coffee meskipun masih muda memiliki semangat dan motivasi yang luar biasa.Sedari awal kami berniat mendisain kampung kopi, melalui kelompok Ramo Kopi”, kata Iswan.

Disebut, selama ini sudah kedatangan banyak tamu dari dalam dan luar negeri yang penasaran dengan keberadan kebun kopi di Dolok Tolong ini.

“Kita sudah mendapat bantuan dari luar berupa toilet, dan rencana kedepan kita ingin membuat lokasi ini sebagai kafe”, ucapnya.

Untuk menyemangati para petani tersebut kata Iswan, Maspigass mencoba melakukan festival kopi dengan harapan kedepannya, dapat menjadi agenda atau kalender tahunan sehingga kesinambungan pelestarian kopi Sidikalang terus berjalan.

Selain Ketua Tim penggerak PKK kabupaten Dairi Ny.Rommy Mariani
Eddy Berutu, kegiatan yang
diselenggarakan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Arabika Sidikalang Sumatera (Maspigass) ini juga dihadiri ketua Maspigass Samuel Sihombing, sekretaris maspigass Iswandi Togatotrop, anggota DPRD Dairi fraksi partai Demokrat Mardaulat Saragih, ketua DPC partai Demokrat, Markus Purba, kepala dinas kominfo Rahmatsyah Munthe, kepala dinas Perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM Oloan Hasugian, mewakili Kadis pertanian, P.Silalahi, Camat Sumbul Roy Marco Sinaga, ketua karang taruna Dairi Jetun Tampubolon dan perwakilan dari PT. Wahana Andreanto.

Berikut nama-nama pemenang pada kegiatan festival kopi sekaligus peresmian pusat pendidikan dan pelatihan desa Dolok Tolong dan Para pemenang festival kopi ini akan diberi hadiah berupa pupuk kandang (kompos).

Sebagai juara Pertama, Antonius Sihombing, mendapatkan 50 zak kompos juara 2, Guriman Maringga 40 zak dan juara 3, Maralen sihotang mendapat kompos sebanyak 30 zak.(dams)

Maspigass Bangun Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kopi di Desa Dolok Tolong

Dairi: Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Arabika Sidikalang Sumatera (Maspigass) membangun pusat pendidikan dan pelatihan kelompok ‘Ramos Coffee’ yang diresmikan oleh ketua TP PKK Dairi Ny. Romy Simarmata, sekaligus menutup penyelenggaraan Festival Kebun Kopi (Octo Farm Festival) di Desa dolok tolong kecamatan Sumbul, kabupaten Dairi, Selasa ( 27/10/2020).

Peresmian pusat pendidikan dan pelatihan kopi ini diawali dengan kebaktian singkat yang dipimpin oleh pdt. SMD Simamora STh.

Ketua Maspigass melalui sekretaris Maspigass Iswan Togatorop menjelaskan kegiatan festival kopi ini diikuti 29 peserta ini sudah dimulai sejak 16 hingga 27 Oktober bertujuan untuk menaikkan kembali harkat dan martabat kopi Sidikalang.

Iswan menyebut pembentukan kelompok tani khususnya petani kopi ini adalah untuk mengangkat harkat dan martabat para petani kopi melalui kemandirian dan kegotong royongan.

Disebutkan juga, selama ini Maspigass mendampingi 15 kelompok tani yang tersebar di 4 kecamatan di Kabupaten Dairi, dimana 11 kelompok tani merupakan kelompok tani yang anggotanya adalah kaum perempuan (womens coffee farmer), 1 kelompok terdiri dari pasangan suami istri (family farm) dan 1 lagi merupakan kelompok tani kaum pria yaitu kelompok tani Ramos Coffee.

“Kelompok tani Ramos Coffee meskipun masih muda memiliki semangat dan motivasi yang luar biasa.Sedari awal kami berniat mendisain kampung kopi, melalui kelompok Ramo Kopi”, kata Iswan.

Disebut, selama ini sudah kedatangan banyak tamu dari dalam dan luar negeri yang penasaran dengan keberadan kebun kopi di Dolok Tolong ini.

“Kita sudah mendapat bantuan dari luar berupa toilet, dan rencana kedepan kita ingin membuat lokasi ini sebagai kafe”, ucapnya.

Untuk menyemangati para petani tersebut kata Iswan, Maspigass mencoba melakukan festival kopi dengan harapan kedepannya, dapat menjadi agenda atau kalender tahunan sehingga kesinambungan pelestarian kopi Sidikalang terus berjalan.

Selain Ketua Tim penggerak PKK kabupaten Dairi Ny.Rommy Mariani
Eddy Berutu, kegiatan yang
diselenggarakan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Arabika Sidikalang Sumatera (Maspigass) ini juga dihadiri ketua Maspigass Samuel Sihombing, sekretaris maspigass Iswan Togatotrop, anggota DPRD Dairi fraksi partai Demokrat Mardaulat Girsang, ketua DPC partai Demokrat, Markus Purba, kepala dinas kominfo Rahmatsyah Munthe, kepala dinas Perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM Oloan Hasugian, mewakili Kadis pertanian Lamhot Silalahi, Camat Sumbul Roy Marco Sinaga, ketua karang taruna Dairi Jetun Tampubolon dan perwakilan dari PT. Wahana Andreanto.

Berikut nama-nama pemenang pada kegiatan festival kopi sekaligus peresmian pusat pendidikan dan pelatihan desa Dolok Tolong dan Para pemenang festival kopi ini akan diberi hadiah berupa pupuk kandang (kompos).

Sebagai juara Pertama, Antonius Sihombing, mendapatkan 50 zak kompos juara 2, Guriman Maringga 40 zak dan juara 3, Maralen sihotang mendapat kompos sebanyak 30 zak.(dams)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *