
DAIRI – Marulam Sibarani, warga Kalang Baru, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi menjadi pasien pertama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang yang memanfaatkan ruangan Cuci Darah (Hemodialisa) sejak diresmikan awal Oktober lalu.
Marulam Sibarani penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus ini menjalani proses cuci darah, Senin (30/11/2020), selama 5 jam.
Marulam mengaku selama ini dirinya menjalani proses cuci darah di rumah sakit di Medan.
“Saya senang sekali ruang cuci darah (Hemodialisa) di RSUD Sidikalang sudah bisa digunakan.Selama 6 bulan ini kami selalu ke Rumah Sakit di Medan”.
Marulam menambahkan, selama proses menjalani cuci darah tidak menemui kendala berarti disamping itu Ia mengaku sudah mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak Rumah Sakit.
“Sangat baik, dan saya puas. Mulai dari proses administrasi hingga selesai proses cuci darah tidak ada kendala. Kami pun sudah mendapat pelayanan yang memuaskan” pungkasnya.
Sementara itu, dari pihak RSUD Sidikalang yang diwakili dr.Mey menegaskan pelayanan Ruang cuci darah di Rumah Sakit sudah bisa digunakan dan bagi warga terutama masyarakat kabupaten Dairi yang ingin memanfaatkan fasilitas ini atau sekedar ingin mengetahui informasi tentang ruangan Hemodialisa ini dapat menghubungi pihak Rumah Sakit.
“Kami berharap, warga Dairi sudah bisa memanfaatkan fasilitas ini. Tidak perlu lagi berobat ke Medan karena alat yang kita gunakan juga merupakan alat yang canggih dan ditopang dengan petugas medis yang sudah berpengalaman”, tutupnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap Marulam Sibarani sebagai pasien pertama ruang hemodialisa, pihak Rumah Sakit memberikan cinderamata kepada pasien.Diharapkan dengan fasilitas uni perbaikan pelayanan di RSUD Sidikalang dapat semakin maksimal.(tim)






