
tigasisinews.id, DAIRI – Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Mangihut Sinaga, S.H, M.H melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Desa Parbuluan I, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi. Jumat, 18 Juli 2025.
Anggota DPR RI dari Komisi III itu datang untuk menyerap aspirasi masyarakat Desa Parbuluan I.
Meskipun Mangihut dari Komisi III, yang notabene adalah komisi yang membidangi hukum, ia tidak membatasi masyarakat hanya untuk menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan hukum saja.
Mangihut juga menerima masukan-masukan terkait persoalan lainnya. Seperti soal pertanian, maupun soal pendidikan.

Terkait persoalan hukum, ia menegaskan pentingnya penegakan hukum yang mampu memenuhi rasa keadilan.
“Di situasi sekarang ini, penegakan hukum masih berat kita rasakan,” ujar Mangihut Sinaga.
“Keadilan harus tercapai di masyarakat, agar pembangunan bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Terkait pertanian, Ia menyampaikan bagaimana komitmen Presiden Republik Indonesia tentang keberpihakan kepada sektor pertanian.
“Rakyat harus bisa mengelola lahannya untuk kebutuhan pangan. Pemerintah siap membantu alat-alat yang dibutuhkan, dan juga pupuk yang murah,” sebutnya.
Ia juga akan mendorong dalam hal pendidikan, agar anak-anak dari Parbuluan yang memiliki potensi bisa berkembang.
“Pendidikan juga akan kita dorong. Kalau ada anak kita yang pintar dari Desa Parbuluan ini, mau dibikin beasiswa, silahkan daftarkan. Saya akan tampung. Mahasiswa atau SMA yang pintar, saya akan daftarkan nanti supaya mendapat beasiswa dari pusat,” ucap Mangihut.
Teresina Situmorang, Kepala SMP Swasta Parsaoran Parbuluan, yang hadir dalam pertemuan itu menyampaikan permohonan terkait fasilitas di sekolahnya yang sangat minim.
“Bagaimana caranya kita mengajar siswa, sedangkan fasilitas dari sekolah tersebut tidak lengkap. Jika tidak ada bantuan dari atas, meskipun kita memberikan hati tetapi tidak ada dana, bagaimana kita meningkatkan pendidikan itu?” ungkap Kepala Sekolah itu.
“Di fasilitas sekolah, di bagian laptop, kami masih kurang pak. Sangat-sangat minim. Dan juga air pak. Air yang masuk ke sekolah tidak ada pak,” terangnya.
Mandri Sitanggang, Kepala SMP Negeri 3 Parbuluan meminta agar dilakukan pembekalan terkait persoalan hukum. Karena menurutnya kerap terjadi pemerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab kepada pihak sekolah.
“Sebelum Kepala Sekolah, kami sudah dibimbing. Tapi yang dibimbing pak, bagaimana memanajemen sekolah itu. Bagaimana membina guru. Tapi bagian hukum, kami tidak dibekali pak,” ujar Mandri Sitanggang.
“Jadi untuk itu kami mohon dibuatlah bimbingan mengenai hukum kepada kami pimpinan-pimpinan di sekolah,” sebutnya.
Menjawab aspirasi masyarakat, Mangihut mengatakan akan segera menyampaikan permohonan terkait fasilitas sekolah yang dibutuhkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, maupun ke Bupati Dairi langsung.
“Kita dorong Pak Bupati nanti untuk bisa memberikan atensi lah untuk membantu, supaya program belajar siswa itu bisa maksimal,” pungkas Mangihut Sinaga.
Dan terkait penyuluhan hukum, ia akan sampaikan kepada Kajari Dairi dan juga Kapolres Dairi agar dilakukan program penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah.
Acara turut dihadiri oleh Camat Parbuluan, Landong Napitu, Kepala Desa Parbuluan I, Parihotan Sinaga, Kapolsek Parbuluan, IPTU Kornel Situmorang.
Reporter : Uba
Editor : Iwan






