Lilis : Saya Dipaksa Untuk Menjadi PPK Pengadaan Bilik Plasma di Dinas Kesehatan Dairi

DAIRI – Pengadaan bilik sterilisasi/Plasma Decontamination Station Portabel oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi dinilai mubajir dan tak bermanfaat, pasalnya sampai sekarang tidak difungsikan dan hanya sebagai barang pajangan saja, seperti pantauan wartawan di lokasi titik bilik plasma yang ditempatkan beberapa instansi dan perkantoran Pemkab Dairi.

Dimana bilik tersebut terlihat teronggok bagai barang rongsokan di luar maupun dalam ruang perkantoran dan tidak difungsikan sebagaimana mestinya, karena kabel juga terlihat tidak tersambung pada arus listrik, bahkan beberapa bilik sudah mengalami kerusakan. Jangankan masyarakat, ASN/pegawai yang bertugas di kantor atau instansi saja tidak mau mempergunakan bilik plasma yang katanya bisa melemahkan kuman dan bakteri serta virus corona (Covid-19).

Tak tanggung-tanggung, untuk pengadaan 70 bilik plasma ini dianggarkan dana sebesar 1,4 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Untuk per unitnya bilik ini seharga Rp. 21 juta. Untuk pengerjaanya diserahkan kepada pihak ketiga, yakni PT Chamar.

Terkait tak berfungsinya beberapa bilik tersebut, Lilis selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) mengatakan, bilik yang tak terpakai lantaran kabel colokan ke arus listrik tidak sampai dan ada bilik dalam kondisi rusak.

“Bilik tersebut bergaransi selama 1 tahun, jadi dalam waktu dekat kami akan melakukan pengecekan dan perbaikan seluruh bilik yang mengalami kerusakan,” kata Lilis.

Sementara saat ditanya komponen apa saja yang digunakan, Lilis tidak bisa merinci apa saja. Namun dipastikannya bilik tersebut bisa melemahkan bakteri, kuman dan virus.

Kepada wartawan, lilis mengungkapkan bahwa sebenarnya ia tidak bersedia menjadi PPK untuk pengadaan bilik tersebut. “Akan tetapi saya dipaksa Kadis Kesehatan, sehingga dengan terpaksa saya menyanggupinya,” terang lilis.

Lilis juga menyampaikan, kalau bilik plasma tersebut sudah serah terima dan pembayarannya sudah lunas.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *