Dairi – Menanggapi berita Viral terkait ‘dugaan’ perselingkuhan oknum Kepala Desa (LS) dan oknum bidan (LS) yang terjadi pada Minggu (27/09/2020) di salah satu rumah di perumahan Sitinjo, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Camat Tigalingga, Timbul Sahala Tamba SH, pun angkat bicara.
Timbul Tamba yang ditemui diruang kerjanya pada Jumat, (02/10/2020)
Saat ditanya apakah ada upaya pihaknya untuk memediasi ke dua belah pihak terkait persoalan tersebut, menyerahkan seluruh persialan tersebut ke kabupaten.
“Biarlah persolalan itu, pihak kabupaten yang menanganinya”, ucapnya.
“Secara pemerintahan memang kepala desa adalah bagian penting saya. Kami turut kecewa.Kita gak tau sampai seperti itu. Yang jelas kami kecewa”, ucapnya.
Tamba juga menjelaskan bahwa ditanya kades yang dibawah naunngannya, oknum kades LS adalah kades terbaik.
“Ia termasuk kades terbaikku, bahkan ibu itu pun (red: istri kades) serba terbaik dari ibu PKK lainnya. Kami ikut berkabung”,tegas Tamba lagi.
Lebih lanjut Camat menjelaskan
mengenai pengakuan oknum kades yang mengatakan istrinya sudah beri izin soal hubungannya dengan bidan LS, Camat ini mengaku tidak tau menahu.
“Yang kutau istrinya cuma satu. Saya tidak tau menahu kalau istrinya memberi izin soal hubungannya dengan oknum bidan tersebut. Saya saja gemetar mendengarnya” tambahnya lagi.
“Secara kasus, ini adalah masalah moral. Terkecuali dia melakukan pelanggaran dalam jabatannya, saya bisa mengambil tindakan” imbuhnya
Oknum Bidan Mengakui Benar Berada Dalam Rumah Tersebut
“Atas petunjuk pimpinan, Saya sudah menemui oknum kades agar saya mengkondusifkan segala sesuatu di desa saya.
“Bahkan secara terpisah oknum pns bidan tersebut sudah saya panggil di kantor desa, dan mereka mengakui berada di dalam rumah tersebut saat penggerebekan namun mereka mengaku tidak melakukan apa-apa”, kata Camat Tamba menjelaskan.
“Biarkanlah hukum yang menanganinya. Karena secara hukum kasus ini adalah delik aduan, maka kita tunggulah bagaimana inisiatif istri kades tersebut. Saya gak bisa masuk terlalu dalam, karena terlalu privasi. Nanti kalau kami salah bertindak, kami juga yang kena, kami tidak boleh asal bertindak” pungkas Camat. (Tim)






