DAIRI – “Fasilitas ruang cuci darah (Hemodialisa) yang ada di RSUD Sidikalang sudah dapat digunakan mulai hari ini oleh masyarakat Kabupaten Dairi dan tidak perlu lagi untuk berangkat ke luar daerah untuk pasien cuci darah sehingga dapat meringankan biaya yang dikeluarkan oleh pasien”.
Hal tersebut dikatakan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat melaunching ruangan Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang tepat pada Hari Jadi Kabupaten Dairi yang ke- 73 yakni 1 Oktober 2020, bertempat di RSUD Sidikalang.
“Dengan adanya ruangan cuci darah ini, maka kejayaan RSUD Sidikalang nantinya sebagai rumah sakit rujukan secara bertahap akan kita kembalikan karena nantinya bukan saja hanya melayani masyarakat Kabupaten Dairi, namun juga akan melayani seluruh masyarakat yang ada di sekitar kawasan Danau Toba,” pungkas Beliau dalam sambutannya.
Sebelumnya, Direktur RSUD Sidikalang dr. Sugito Panjaitan dalam laporannya menyampaikan Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang berusaha melakukan pelayanan yang optimal kepada pasien/pelanggan dengan cara meningkatkan kualitas pelayanannya dan juga mengembangkan dan menambah jenis pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang seperti Pelayanan Spesialis Jantung sejak tanggal 01 Juni 2020, Pelayanan Intensive Care Unit (ICU) sejak tanggal 01 agustus 2020, Pelayanan Apotik Umum Pelengkap sejak 01 Agustus 2020, dan hari ini per 1 Oktober 2020 membuka pelayanan Hemodialisa(HD).
Pelayanan Hemodialisa (cuci darah ) di Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang menggunakan jasa pelayanan dari PT. Tirta Medica Jaya sebagai bentuk KSO (kerjasama operasional) dengan system Revenue Sharing. Saat ini Unit Pelayanan Hemodialisa (HD) di Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang memiliki 4 unit mesin HD dan akan dilayani oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Umum dan petugas perawat yang bersertifikat HD.
Sementara itu dr. Radar Radius Tarigan Sp.PD, KGH yang mewakili Pengurus Persatuan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Korwil Sumut-Aceh dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kinerja dari Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu atas penyediaan ruangan untuk cuci darah tersebut.
Dengan adanya ruangan cuci darah tersebut, dr. Radar Tarigan menuturkan masyarakat Dairi dan yang ada di sekitarnya tidak lagi pergi jauh untuk melakukan cuci darah ke luar daerah dimana untuk cuci darah yang terdekat saat ini berada di Kota Medan. Beliau juga sekaligus menjadi Supervisor Unit Hemodialisa untuk RSUD Sidikalang.
Dalam launching ruangan cuci darah tersebut, Ketua Tim Penggerak Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu yang hadir dalam kegiatan tersebut melakukan pengguntingan pita untuk peresmian ruangan tersebut.
Turut hadir Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, SH, Dandim 0206 Dairi Letkol. Adietya Y. Nurtono, SH, Kapolres Dairi AKBP. Ferio Sano Ginting, SIK, MH, Kajari Dairi Syahrul Juaksha Subuki, SH, MM dan Wakil Ketu DPRD Dairi Halvensius Tondang. Turut hadir juga dokter spesialis penyakit dalam dr. Radar Radius Tarigan, Sp.PD bersama dengan rombongan, Anggota DPRD Dairi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Charles Bancin, Asisten Administrasi Umum Drs. Sudung Ujung serta Pimpinan OPD Kabupaten Dairi.(tgs)






