Menparekraf, Luncurkan Program Kartu Prakerja di Kawasan Danau Toba

SIMALUNGUN – Upaya membantu membangkitkan semangat para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif agar tetap berkarya di tengah pandemi Covid-19, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Salahuddin Uno, meluncurkan Program Kartu Prakerja.

Bertempat di Hotel Inna Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kartu Prakerja diperuntukkan untuk Pelaku Pariwisata dan Ekomomi Kreatif di kawasan Danau Toba.

Kartu Prakerja menjadi program utama pemerintah membantu masyarakat untuk memulihkan perekonomian khususnya pada sektor parekraf di tengah pandemi.

“Kami sangat mengapresiasi, ini adalah program yang diluncurkan di 5 DSP, dan kita _kick off_ di Danau Toba untuk membangkitkan harapan dan semangat, memupuk motivasi di tengah pandemi untuk membangkitkan dan memulihkan sektor parekraf,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Ada 1.000 jenis pelatihan di ekosistem Program Kartu Prakerja. Pada 2020, Kartu Prakerja menjangkau 514 Kabupaten/Kota dengan penerima manfaat sebesar 5,5 juta masyarakat Indonesia.

“Seperti kita lihat tadi Ibu Rulis yang menggunakan insentif dari program ini untuk modal membuat bakery. Harapan kita juga di desa-desa wisata sekitar Danau Toba juga bisa tersentuh oleh program prakerja,” ujarnya.

Direktur Eksekutif PMO Program Kartu Prakerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Denni Puspa Purbasari, mengatakan Program Kartu Pra Kerja bukan program bansos murni, untuk itu diharapkan masyarakat bisa mengambil manfaat untuk meningkatkan Pelatihan Skiling, Reskilling, dan Upskilling.

“Misi kami selain memberikan keterampilan, juga menjadi sekoci untuk mendukung daya beli masyarakat”, lata Denni.

Gelombang 12-15 pada 2021 Penerima Kartu Prakerja sebanyak 2,4 juta penerima di 34 provinsi di Indonesia.

Sedangkan untuk di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas ada 78,5 ribu berada di Sumatera Utara, di Jawa Tengah 153 ribu, Nusa Tenggara Barat 52,2 ribu, Nusa Tenggara Timur 51,9 ribu, dan di Sulawesi Utara, 52,6 ribu penerima.

“Di Kabupaten Toba ini sudah ada banyak penerima kartu prakerja, jadi bantulah kawan-kawan yang lain, dorong mereka untuk mendaftar kartu prakerja, karena mendaftar kartu prakerja cukup mudah, hanya memerlukan waktu 20 menit,” ujarnya. (ts-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *