DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu turut serta menghadiri acara Pengarahan Presiden RI Jokowidodo di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Kamis sore (16/09/2021).
Dalam pengarahan itu bapak Presiden didampingi Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kepala BIN, Gubernur Sumut Edy Rachmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, serta rombongan kepresidenan lainnya.
Selain itu, hadir juga Bupati dan Walikota serta unsur Forkopimda.
Secara khusus, bapak Jokowi juga mengingatkan unsur Gubernur, Bupati, Walikota dan Forkopimda se-Sumatera Utara untuk menangani penanganan vaksinasi covid-19.
“Kita berpacu dengan waktu, jangan sampai ada stok di daerah, vaksin datang suntikan ke masyarakat, di awal memang kita sempat kesulitan mendapat vaksin karena negara yang membuat mengutamakan masyarakatnya lebih dulu,” kata pak Jokowi.
Terkait penyebaran Covid-19 di Dairi, Bupati Eddy mengatakan bahwa telah terjadi penurunan saat ini.
“Syukur kepada Tuhan YME kasus aktif di Dairi yang pernah mencapai diatas 350 kasus harian pada pertengahan bulan Agustus, kini telah turun menjadi 80 kasus aktif saja”, kata Bupati.
Diterangkan, Angka bed occupancy rate/ BOR RSU sudah dibawah 50 %. Memasuki Agustus angka kasus kematian sudah menurun, dimana 31 Juli sempat terjadi angka kematian tertinggi, yakni sebanyak 5 orang meninggal per satu hari.
“Dari sudut epidemiologi yang sebelumnya pada bulan juli kita termasuk daerah berisiko tinggi (merah) berangsur turun menjadi risiko sedang (oranye) bahkan sekarang ada pada zona risiko rendah (kuning)”, ungkap Bupati.
Capaian itu semua dikatakan Bupati Eddy berkat usaha bersama antara Pemerintah melalui Satgas Covid, Forkopimda, tokoh dan pemimpin agama dan seluruh masyarakat.
“Untuk semua capaian itu saya sampaikan terimakasih, apresiasi. Ini adalah hasil kerja bersama kita sehingga kita bisa sama-sama menekan, mengurangi hingga bisa sampai ke fase sekarang”, kata Eddy.
Meski telah berhasil menurunkan penularan covid19 sejauh ini, Bupati Eddy mengataka bahwa pertarungan melawan Covid-19 belum selesai.
“Kita belum menang,
Kita harus tetap menjaga mobilitas dan menjaga protokol kesehatan yang ketat. PPKM, 5M dan 3T harus tetap kita lakukan”, imbuhnya.(ts-2)






